Liput Perang Bersaudara, 3 Jurnalis Aljazeera Diculik di Yaman

redaksi.co.id - Liput Perang Bersaudara, 3 Jurnalis Aljazeera Diculik di Yaman Media internasional Aljazeerayang berbasis di Doha melaporkan bahwa 3 wartawanannyadiculik di Taiz, Yaman. Pihaknya kini...

17 0

redaksi.co.id – Liput Perang Bersaudara, 3 Jurnalis Aljazeera Diculik di Yaman

Media internasional Aljazeerayang berbasis di Doha melaporkan bahwa 3 wartawanannyadiculik di Taiz, Yaman. Pihaknya kini meminta ketiganya segera dibebaskan.

Koresponden Aljazeera untuk siaran bahasa Arab, Hamid al-Bokari serta kru Abdulaziz al-Sabri dan Moneer al-Sabai, terlihat terakhir kali pada Senin 18 Januari Taiz, yang berlokasi di barat daya Yaman yang kini tengah bergejolak.

“Mereka sedang meliput kota yang dikepung akibat perang bersaudara antara pemerintah dan pendukung Houthi. Mereka itu sedang melaporkan bagaimana peperangan merugikan warga. Kolega kami hanya melakukan tugas mereka dan melaporkan kepada dunia apa yang telah terjadi di Yaman,” kata Mostefa Souag, direktur Aljazeera Media Netwok seperti dilansir dari The Guardian, Kamis 21 Januari 2016.

“Aljazeera menuntut para penculik untuk bertanggung jawab atas keamanan mereka,” tambah Souag lagi.

Kanal berita yang didanai keluargamiluner Qatar ini sukses meliput Arab Spring pada 2011 sehingga pemirsa Timur Tengah melonjak mencapai jutaan orang. Namun kepopulerannya membuat beberapa wartawannya ditahan dan tewas saat meliput kawasan itu.

Pada Desember lalu, kameramenAljazeeraakhirnyamenghembuskan nafas setelah berhari-hari koma akibat luka tembak saat meliput di Homs, Suriah.

(red//ur/sikin/MNA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!