Diterjang Banjir Bandang, Pantura Tuban Macet Total

Tuban - redaksi.co.id, Jalur pantura Tuban lumpuh total, akibat diterjang banjir setinggi 30 hingga 100 centimeter. Banjir ini terjadi akibat hujan deras yang melanda kawasan kabupaten...

44 0

Tuban – redaksi.co.id, Jalur pantura Tuban lumpuh total, akibat diterjang banjir setinggi 30 hingga 100 centimeter. Banjir ini terjadi akibat hujan deras yang melanda kawasan kabupaten Tuban selama hampir empat jam, sehingga membuat sungai kepet yang meluap dan merendam jalur pantura Tuban.

Banjir bandang menerjang jalur pantura Tuban, minggu sore (01/03), tepatnya di desa Gesing, kecamatan Semanding, Tuban. Akibat kejadian ini, jalur Pantura dari arah Semarang-Surabaya maupun sebaliknya macet total.  

Airnya setinggi 30  hingga 100 centimeter ini menggenangi badan jalan sepanjang lebih dari dua ratus meter. Banjir ini terjadi akibat hujan deras yang melanda kawasan setempat selama lebih dari empat jam, ditambah gundulnya hutan di pegunungan yang berada di selatan kawasan setempat, hal ini membuat sungai Kepet yang ada di desa setempat meluap.

Kondisi ini membuat jalan yang tertutup air bercampur material kerikil. Jalan juga bercampur lumpur membuat para membuat pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintas agar tidak terperosok dan terbawa derasnya air.

Tak jarang mereka harus mendorong motor akibat mogok terendam air banjir.  Mat Rokim salah satu pengguna jalan yang melintas pun mengaku terganggu dengan kondisi ini.

Bahkan, menurut Warsiman warga setempat, kendaraan roda empat harus berjalan merayap. Kondisi ini, membuat jalur pantura Tuban macet total hingga 5 kilometer, baik dari arah Semarang menuju Surabaya maupun sebaliknya.

Sedangkan sebagian kendaraan, terpaksa harus memutar balik dan melintas jalur lain yang lebih aman dengan jarak tempuh tiga kali lebih jauh dibandingkan lewat jalur ini.

Selain memutus akses jalur pantura Tuban, banjir juga merendam puluhan rumah warga di kawasan ini, serta sejumlah kawasan lain di kawasan lain kabupaten Tuban.(fer)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!