Ratusan Pil Koplo Ditemukan di Rumah Pengedar Narkoba

Pasuruan - redaksi.co.id, Sebuah rumah pengedar pil koplo yang meresahkan warga di Pasuruan, digerebek polisi, lima orang diamankan, terdiri dari tiga wanita dan dua pria, digelandang...

38 0

Pasuruan – redaksi.co.id, Sebuah rumah pengedar pil koplo yang meresahkan warga di Pasuruan, digerebek polisi, lima orang diamankan, terdiri dari tiga wanita dan dua pria, digelandang ke mapolsek Nguling. Dari hasil penggeledahan petugas berhasil menemukan ratusan pil koplo, selanjutnya diamankan sebagai barang bukti. Sementara para pelaku mendekam di mapolsek setempat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Rumah Eko alias Cukol (35 tahun) warga RW13 desa Nguling, kecamatan Nguling, kabupaten Pasuruan, digrebek polisi dari satuan mapolsek sektor Nguling.

Banyaknya laporan warga, yang resah karena peredaran pil koplo merambah ke kalangan pelajar, membuat petugas kepolisian melakukan penggrebekan rumah yang selama ini menjadi diduga sarang narkoba.

Dalam penggrebekan ini, terdapat anak kecil yang hendak membeli obat-obatan terlarang itu, namun saat polisi menggeledah ke sejumlah tempat di dalam rumah, anak tersebut berhasil meloloskan diri dari sergapan polisi.

Saat ini polisi meminta agar pelaku menunjukkan dimana barang tersebut disimpan. Namun pelaku mengelak dan berusaha mengelabuhi petugas.

Tak mau kecolongan, polisi pun melakukan penggledahan di berbagai sudut, alhasil ditemukan barang bukti, ratusan pil jenis Trihex dan Dextro, serta pedang samurai untuk dijadikan barang bukti.

Selain itu polisi juga mengamankan lima orang terdiri dari tiga wanita, yakni NDSV dan SDR warga Surabaya, serta  dua pria EK dan UD, warga setempat yang sedang asyik di kamar, kemudian digelandang ke kantor polisi dengan mobil patroli.

Warga yang mendengar penggrebekan rumah pengedar pil koplo ini, langsung berdatangan ke lokasi kejadian, untuk melihat langsung penggrebekan tersebut.

Bahkan warga mengaku senang  lantaran tempat ini selain tempat jual pil koplo juga dijadikan ajang mesum pasangan kumpul kebo. Menurut wakapolsek Nguling, Ipda Suhartono.

Saat ini para pelaku dimintai keterangan yang bersangkutan mengaku mendapatkan obat-obatan terlarang pil koplo jenis Trihex dan Dextro disuplai dari Surabaya. Untuk sementara ini, kelima orang ini harus mendekam di sel tahanan untuk proses pemeriksaan dan penyidikan, serta pengembangan lebih lanjut.(fer)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!