EKSKLUSIF – Rahasia Maxwell Tetap Konsisten Di Usia 34

redaksi.co.id - EKSKLUSIF - Rahasia Maxwell Tetap Konsisten Di Usia 34 Meski ia sudah termasuk pemain veteran, dalam dunia sepakbola,bek kiri Paris Saint-Germain Maxwell tetap menjadi...

17 0

redaksi.co.id – EKSKLUSIF – Rahasia Maxwell Tetap Konsisten Di Usia 34

Meski ia sudah termasuk pemain veteran, dalam dunia sepakbola,bek kiri Paris Saint-Germain Maxwell tetap menjadi pemain kunci dalam starter klub ibukota Prancis. Di PSG, hanya mantan kapten Brasil Thiago Silva yang bermain lebih banyak dari dia musim ini.Dalam wawancara eksklusif bersama Goal , mantan pemain Ajax, Interdan Barcelona, yang kini berusia 34 tahun, membagikan pengalaman karirnya.”Tidak ada rahasia, ini kerja keras. Kerja yang sangat keras,” ujar pemain asal Brasil itu ketika ditanya mengenai performa konsistennya terlepas dari usianya yang sudah tidak muda. “Anda harus hati-hati dengan badan Anda. Staf tahu kapan saya harus istirahat, mereka sangat pintar. Semua orang yang bekerja untuk klub membuat kami berada dalam kondisi terbaik.”Saya mengubah gaya main saya di setiap liga yang pernah saya ikuti: Saya belajar banyak di Belanda mengenai sepakbola mengutamakan penguasaan bola. Saya mulai belajar taktik bertahan di Italia, dan Spanyol memberi saya lebih banyak teknik.”Saya tiba di Paris dengan sedikit bagasi karena semua kompetisi yang pernah saya jalani. Mentalitas klub yang ingin bermain sepakbola, membantu saya. Bertahan dan menyerang, tidak ada perubahan besar, selain Anda harus kuat dalam kedua area itu.”Komunikasi dengan bek tengah juga sangat vital. Bahkan ketika Layvin [Kurzawa] bermain, misalnya, penting untuk berbicara dengan dia. Tidak banyak yang berubah. Anda harus pintar di atas lapangan dan harus tahu bagaimana memosisikan diri Anda.”

Banyak yang berubah di Paris sejak 2012 ketika Qatar SportsInvestments menjadi pemilik utama klub. Dengan Les Parisiens menjadi klub terkaya di Ligue 1 Prancis, sehingga mereka langsung dituntut untuk meraih prestasi.Maxwell adalah bagian dari pemain-pemain kelas dunia yang diboyong untuk membantu klub meraih hasil maksimal di setiap pekan. Bagaimanapun juga, ekspektasi tinggi selalu diiringi dengan tekanan besar, seperti yang terlihat ketika fans mengejek performa PSG sewaktu menghadapi Toulouse di Piala Prancis.”Kami tidak menyukainya,” jelas Maxwell. “Ketika kami memberi mereka yang terbaik sejak awal musim dan Anda mendengar cemoohan, itu tidak membuat Anda gembira. Tetapi kemudian, kami harus memahami fans memang seperti itu. Melawan Toulouse, mereka datang untuk melihat kami mencetak gol, yang tidak kami lakukan di babak pertama, tetapi di akhir laga kami menang dan itu positif.

Tentu saja. Fans terbiasa melihat kami menang dan mencetak banyak gol, tetapi kami harus tetap membumi dan menghargai semua lawan kami. Kami harus memahami fans, tetapi kami juga harus tetap rendah hati dan terus bekerja keras dan meraih hasil bagus.”Ini sedikit seperti di mana-mana. Ketika Anda menang, Anda terbiasa dengannya, dan demikian juga dengan suporter. Saat Anda tidak memainkan laga dengan baik dan Anda kesulitan, Anda mendengar siulan. Kami selalu ingin didukung karena itu bisa mengubah pertandingan. Anda berharap, hubungan dengan fans selalu positif.Seperti hari buruk, hari-hari yang baik juga akan berakhir, dengan kontrak Maxwell di Paris akan tuntas pada musim panas, baik pemain dan klub harus melihat masa depan. PSG sudah memiliki ‘murid’Maxwell, yaitu Layvin Kurzawa, sementara pemain berusia 34 tahunitu sendiri mendukung sang murid untuk terus mendapat kesempatan bermain.”Saya memiliki hubungan yang luar biasa dengan Layvin – segalanya berjalan baik,” lanjut Maxwell. “Membuat saya senang melihat dia diatas lapangan karena dia selalu bermain baik untuk tim. Saya mendukungnya karena saya tahu situasinya, saya tahu masa depana dalah miliknya. Kami harap dia akan berkembang bersama klub. Tidak ada masalah, kami memiliki hubungan baik dan saya harap itu terus berlanjut.”Membantu memberi saya kesenangan, meski saya tidak bermain. Kita akan lihat apa yang terjadi. Kontrak saya dengan klub habis padaJuni. Anda tidak pernah 100 persen siap untuk berhenti. Saya merasa bagus secara fisik dan itu sangat penting di usia saya. Saya memiliki hubungan baik dengan klub, jadi kita lihat nanti.”

(red/ega/wi/riesta/VDA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!