Dibekuk Southampton, Van Gaal Akui Salah Taktik

redaksi.co.id - Dibekuk Southampton, Van Gaal Akui Salah Taktik Louis van Gaal mengakui bahwa dirinya membuat keputusan yang salah saat menarik keluar Marouane Fellaini dan Mateo...

23 0

redaksi.co.id – Dibekuk Southampton, Van Gaal Akui Salah Taktik

Louis van Gaal mengakui bahwa dirinya membuat keputusan yang salah saat menarik keluar Marouane Fellaini dan Mateo Darminan dalam laga melawan Southampton Sabtu malam, 23 Januari 2016.

Dia menyatakan pergantian kedua pemain itulah yang membuat Southampton mudah mencetak gol dari situasi tendangan bebas.

“Pertahanan kami melemah saat menghadapi situasi bola mati karena saya mengganti Fellaini dan Darmian. Semua pergantian itu melemahkan pertahanan,” ujarnya kepada BBC usai pertandingan.

Di awal pertandingan, van Gaal memainkan skema 4-2-3-1 dengan Ander Hererra, Anthony Martial dan Jesse Lingard berada di belakang Wayne Rooney, dan Morgan Schneidelin serta Fellaini sebagai gelandang bertahan.

Namun dibabak kedua, pelatih asal Belanda itu mengubah skema permainan. Dia mendorong bek sayap Cameron Borthwick-Jackson lebih ke tengah , menarik Fellaini dan memasukan Juan Mata serta menarik Darmian utnuk memasukan bek tengah Pattrik McNair.

Dengan formasi seperti itu, van Gaal menumpuk pemain di lini tengah dan menerapkan skema 3-5-2. Van Gaal mengatakan bahwa pergantian taktik itu sebenarnya dilakukannya untuk menambah daya gedor setan merah.

Karena itu, jelang akhir pertandingan di menarik Borthwick-Jackson dan memasukan Adnan Januzaj. Namun pergantian terakhirnya itu tak membuahkan hasil.

“Saya ingin memenangkan pertandingan itulah mengapa saya mengganti Borthwick-Jackson dengan Adnan Januzaj. Itulah resiko yang harus anda ambil, itu adalah pertandingan yang buruk dan kedua tim tak banyak membuat kesempatan,” ujarnya.

Usai pertandingan, skuad setan merah pun mendapat sorakan dari suporter ketika mereka memasuki ruang ganti. Van Gaal menilai apa yang dilakukan para suporter itu sebagai tindakan yang wajar. Dia pun meminta anak asuhnya tetap bersatu.

“Dalam senang maupun susah kami harus tetap bersama. Anda harus memenuhi harapan mereka yang sangat tinggi, itu membuat tekanan berat kepada pemain kami,” ujarnya. BBC|FEBRIYAN

(red/andhi/urhartanto/SN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!