Warga Berburu Batu Akik Di Gunung Tunggorono

Jombang - redaksi.co.id, Demam batu akik benar-benar melanda seluruh negeri. Di Jombang, sebuah gunung tua menjadi sasaran perburuan batu akik. Hasilnya tidak mengecewakan. Setiap pemburu selalu...

62 0

Jombang – redaksi.co.id, Demam batu akik benar-benar melanda seluruh negeri. Di Jombang, sebuah gunung tua menjadi sasaran perburuan batu akik. Hasilnya tidak mengecewakan. Setiap pemburu selalu mendapatkan batu yang dicari, dengan berbagai jenis.

Lereng Gunung  Tunggorono  di Dusun Karang Asem, Desa Karang Dagangan Kecamatan Bandar Kedungmulyo  tiba-tiba ramai didatangi warga dari berbagai daerah. Mereka para pemburu batu mulia. Mereka rela kepanasan karena demam batu. Saat malam pada hari-hari  tertentu, lokasi ini dipenuhi pemburu batu mulia yang beraktivitas hingga pagi hari. 

Dengan alat sederhana mereka mengais dan menyisir tanah sedikit demi sedikit. Buah dari kerja kerasnya, pemburu akhirnya mendapatkan batu. Tentunya setelah menyeleksi dengan teliti.,

Sukamto salah satu pemburu batu kepada pocokpitu.com mengaku, banyak jenis batu yang  ditemukan. Misalnya jenis siwalan, atiayam, kecubung, vyrus merah, bahkan batu bacan yang kini tengah populer. Namun batu-batu yang didapat masih bahan mentah. Untuk menjadi batu akik, masih melalui proses.

“Batu-batu temuan warga biasanya dijual warga pada seorang pengepul dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu perbuah,” kata Sukamto pemburu batu.

Nyono Suherly Bupati Jombang menyambut baik terbukanya lapangan kerja baru. Diharapkan bisa mengurangi angka pengangguran di Jombang yang mencapai 40.499 orang. 

Penemuan batu akik di Gunung Tunggorono ini bermula dari  seorang warga yang menemukan bongkahan batu. Setelah dibersihkan akhirnya laku dijual dengan harga ratusan ribu rupiah. Dalam sehari mereka mendapatkan lima sampai 10 buah batu berbagai jenis.(pul)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!