3 Tahanan Berbahaya Kabur dari Penjara Berkeamanan Ketat di AS

redaksi.co.id - 3 Tahanan Berbahaya Kabur dari Penjara Berkeamanan Ketat di AS Kepolisian California, Amerika Serikat tengah dilanda pusing. Pasalnya, tiga orang penjahat kabur dari penjara...

11 0

redaksi.co.id – 3 Tahanan Berbahaya Kabur dari Penjara Berkeamanan Ketat di AS

Kepolisian California, Amerika Serikat tengah dilanda pusing. Pasalnya, tiga orang penjahat kabur dari penjara berkeamanan ketat. Salah satu penjahat dikurung karena kasus pembunuhan, sementara dua lainnya karena melakukan kekerasan. Ketiganya kabur lewat pipa air.

Mereka adalah Hossein Nayeri, Jonathan Tieu dan Bac Duong. Mereka ditahan di penjara berkeamanan ketat bersama 68 orang lainnya. Ketiganya kabur pada Jumat 22 Januari 2016, namun pihak keamanan baru sadar mereka hilang dan mengumumkan pencarian pada Minggu 24 Januari.

“Ketiga tahanan yang kabur adalah… penjahat berbahaya,” kata Sheriff Sandra Hutchens dalam pernyatannya seperti dilansir dari Reuters.

Trio itu berhasil kabur dengan memotong besi jendela kamar. Lalu, mereka memanjat pipa saluran air menuju atap ke pinggiran tembok. Dengan sprei mereka turun kembali dan menghilang. Hal itu dikatakan oleh juru bicara kepolisian Orange County, Jeff Hallock.

Rekaman CCTV memperlihatkan ketiganya masih berada dalam tahanan pada Jumat pagi. Namun, pada minggu malam, para penjaga sadar mereka tidak ada di selnya.

Pelarian ini ternyata telah direncakan berbulan-bulan dan merupakan aksi perdana semenjak penjara itu kebobolan pada 1989.

Penjara itu berkapasitas 900 tahanan terletak di Orange County dekat kota Santa Ana, atau sekitar 9 mil dari Anaheim, sebuah distrik tempat Disneyland berada.

Hallock memperingatkan bahwa ketiganya bisa saja membawa senjata.

Ini bukan kali pertama penjara berkeamanan ketat di AS ‘kecolongan’ lolosnya napi berbahaya. Tahun lalu, 2 pembunuh kejam berhasil kabur dari penjara New York. 3 Minggu pencarian berakhir dengan tewasnya salah satu dari mereka. Sementara napi yang lain tertangkap di perbatasan Kanada.

(red/ahyu/etyo/armawan/WSD)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!