Menanti Penampilan Brutal Acha Septriasa di Film "Bayang"

redaksi.co.id - Menanti Penampilan Brutal Acha Septriasa di Film "Bayang" Acha Septriasa mengaku tak sabar menanti proses syuting film terbarunya yang berjudul "Bayang".Banyak hal baru bakal...

40 0

redaksi.co.id – Menanti Penampilan Brutal Acha Septriasa di Film "Bayang"

Acha Septriasa mengaku tak sabar menanti proses syuting film terbarunya yang berjudul “Bayang”.

Banyak hal baru bakal dihadapi Acha Septriasa di film yang merupakan wujud kolaborasi antara sineas Indonesia dan Malaysia tersebut. Salah satunya adalah adegan aksi yang begitu mendominasi cerita. Di situ Acha Septriasa mendapat peran sebagai Mira, seorang petugas intelejen.

Akan ada banyak adegan Acha Septriasa memegang senjata api. Dia pun dibekali dengan seni bela diri. Tak main-main, dalam hal ini Acha Septriasa bakal dimentori oleh Cecep Arief Rahman, pesilat yang terkenal lewat aksinya di film The Raid 2 dan Star Wars 7.

“Aku penasaran juga soalnya kerja bareng Kang Cecep. Pemain film katanya harus belajar silat biar bisa menahan ego, belajar meditasi. Ini baru pertama kalinya aku main action,” tutur Acha Septriasa, saat berbincang dengan tabloidbintang.com, di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (27/1).

Di film terakhirnya, Midnight Show, Acha Septriasa tampil berdarah-darah. Tapi, di situ dia diceritakan sebagai gadis biasa, seorang penjaga bioskop yang tak sengaja masuk ke dalam situasi teror.

“Kalau yang sekarang akan ada trainer-nya, full action, ada cerita budaya dan sejarah juga. Jadi ya ada sesuatu yang baru,” Acha Septriasa menambahkan.

Film Bayang diangkat dari novel berjudul sama yang ditulis oleh Uzairizal Oma. Saat pertama kali diberitahu bahwa novelnya akan difilmkan, novelis asal Malaysia itu langsung terpikir nama Acha Septriasa untuk menjadi karakter utama.

“Dia merupakan aktris yang punya karakter dan ber-attitude,” Rizal melontarkan pujiannya untuk Acha Septriasa.

“Acha punya karisma. Kemudian dia juga sudah sangat populer di Malaysia,” Rico Michael, sang sutradara, menimpali.

(ari/gur)

(red/ris/ahyudianto/AW)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!