Beroperasi 30 Januari, Ini Tarif Penerbangan di Bandara Bawean

redaksi.co.id - Beroperasi 30 Januari, Ini Tarif Penerbangan di Bandara Bawean Menteri Perhubungan Ignasius Jonan bakal meresmikan Bandar Udara (Bandara) Harun Thohir, Bawean Jawa Timur pada...

32 0

redaksi.co.id – Beroperasi 30 Januari, Ini Tarif Penerbangan di Bandara Bawean

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan bakal meresmikan Bandar Udara (Bandara) Harun Thohir, Bawean Jawa Timur pada Sabtu, 30 Januari 2016.

Kepala Biro Komunikasi Kementerian Perhubungan JA Barata mengungkapkan untuk menuju bandara yang terletak di sebuah pulau di utara pulau Madura ini, Kementerian Perhubungan telah menyediakan angkutan udara perintis dari Bandara Juanda, Surabaya dengan tarif yang terjangkau.

“Angkutan udara perintis tersebut dioperasikan oleh maskapai penerbangan Airfast Indonesia setiap hari Selasa dan Kamis,” kata Barata, Kamis (28/1/2016).

Tarif untuk sekali perjalanan menuju Bawean dari Surabaya sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 194 Tahun 2015, tentang tarif angkutan udara perintis tahun 2016, ditetapkan sebesar Rp 302.200.

Selanjutnya angkutan udara perintis yang dioperasikan maskapai penerbangan Airfast Indonesia ini, juga menerbangi rute Sumenep-Surabaya dengan tarif Rp 249.700, Surabaya-Karimun Jawa dengan tarif Rp 351.700, dan Karimun Jawa-Semarang dengan tarif Rp 266.200.

Selain menerbangi rute-rute perintis tersebut, maskapai penerbangan Airfast Indonesia juga mengoperasikan angkutan udara perintis pada hari Rabu-Jumat untuk rute Semarang-Karimun Jawa dengan tarif Rp 279.200, Karimun Jawa-Surabaya dengan tarif Rp 293.700, dan Surabaya-Sumenep dengan tarif Rp 307.700.

Pengadaan angkutan udara perintis pada rute-rute tersebut merupakan fokus kerja Kementerian Perhubungan untuk terus meningkatkan kapasitas sarana transportasi dan meningkatkan kualitas layanan transportasi kepada masyarakat.

Selain itu juga sebagai perwujudan Nawa Cita Presiden RI, Joko Widodo untuk hadir melayani masyarakat di daerah terpencil dan belum berkembang. (Yas/Ndw)

(red/ris/ahyudianto/AW)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!