'Misteri' Kru dan Penumpang American Airlines Pingsan Mendadak

redaksi.co.id - 'Misteri' Kru dan Penumpang American Airlines Pingsan Mendadak Maskapai American Airlines nomor penerbangan AA 109 dari London ke Los Angeles terpaksa putar balik kembali...

15 0

redaksi.co.id – 'Misteri' Kru dan Penumpang American Airlines Pingsan Mendadak

Maskapai American Airlines nomor penerbangan AA 109 dari London ke Los Angeles terpaksa putar balik kembali ke Bandara Heathrow, setelah salah seorang kru tiba-tiba pingsan dan 7 penumpang mengeluh sakit.

Insiden itu terjadi saat pesawat mengudara di atas Samudra Atlantik. Saat penumpang panik dan berteriak mencari dokter.

Dalam kondisi tersebut, kapten pilot memutuskan kembali ke London dengan mengumumkan dalam kondisi ‘darurat medis’ dibanding mendarat darurat di bandara terdekat Keflavik, Islandia.

Menurut salah seorang saksi mata, ketika mendarat burung besi itu langsung dikelilingi sejumlah ambulans dan mobil polisi. Namun mereka tak diperbolehkan keluar dari pesawat hingga seorang analis mengecek udara di kabin.

Boeing 777 yang mendaratpada Kamis (28/1/2016) dini hari waktu setempat,membawa 188 penumpang dan kru.Sesampai di London, petugas membawa seluruh bawaan penumpang tanpa penjelasan.

“Saat kami mendarat, pesawat dikelilingi mobil polisi dan ambulans juga petugas pemadam kebakaran. Kami harus menunggu 45 menit hingga diperbolehkan keluar,” tambahnya lagi.

Juru bicara American Airlinesmengatakan, keputusan untuk kembali ke Londonyang lebih jauh dibandingkan ke Islandia merupakan keputusan kapten. Ia juga mengatakan seluruh penumpang telah dicek kesehatannya dan tak satupun membutuhkan tindakan lebih lanjut.

“Kami juga telah mengembalikan barang-barang penumpang,” ujar juru bicara tanpa menerangkan lebih lanjut alasan insiden itu.

Kendati demikian, banyak yang menduga bahwa mereka mengalami kehilangan equilibrium. Kondisi yang biasa terjadi saat pesawat tengah terbang, di mana tekanan udara menekan bagian tengah telinga akibat perubahan ketinggian atau terjadi ketidakstabilan udara dalam kabin.

(red/ramanta/utra/amungkas/BPP)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!