Alasan Utama Firman Utina Berharap BOPI Tidak Dibubarkan

redaksi.co.id - Alasan Utama Firman Utina Berharap BOPI Tidak Dibubarkan Gelandang anyar Sriwijaya FC, Firman Utina, mengaku tidak tahu dengan wacana pembubaran Badan Olahraga Profesioanal Indonesia...

31 0

redaksi.co.id – Alasan Utama Firman Utina Berharap BOPI Tidak Dibubarkan

Gelandang anyar Sriwijaya FC, Firman Utina, mengaku tidak tahu dengan wacana pembubaran Badan Olahraga Profesioanal Indonesia (BOPI)Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). Namun, ia berharap agar rencana itu tidak jadi dilaksanakan.

Menpan-RB mengeluarkan surat edaran bernomor R/60/M.PAN-RB/09/2015 tertanggal 15 September 2015 yang ditujukkan kepada Presiden RI Joko Widodo. Dalam surat tersebut disebutkan ada 14 Lembaga Non Struktural (LNS) yang akan dibubarkan dan 11 LNS dipertahankan sesuai rencana penataan LNS agar lebih efektif dan efisien.

Salah satu LNS yang ingin dibubarkan adalah BOPI. Menpan-RB menilai keberadaan lembaga yang diketuai Noor Aman itu tidak efisien dan efektif dan tugas maupun peranan BOPI bisa diintegrasikan ke Kemenpora.

“Saya belum mendengar dan baca berita soal BOPI akan dihapus. Saya kaget mendengar kabar ini,” kata mantan pemain Persib Bandung tersebut disela-sela acara peluncuran toko olahraga di Daan Mogot, Jumat (29/1/2016).

“Mudah-mudahan BOPI tidak sampai dibubarkan karena saya rasa mereka telah menjalankan tugas dengan cukup baik selama ini,” tambahnya.

Selama ini BOPI dipandang sukses jadi alat kontrol bagi klub-klub profesional. Mereka dinilai tegas menegakkan aturan main, tak mengeluarkan rekomendasi pelaksanaan kompetisi jika klub tidak membereskan kasus tunggakan gaji.

PSSI sebagai induk organisasi selama ini tidak berani bertindak tegas seperti itu. Mereka cenderung berkompromi, sehingga kasus-kasus utang gaji berulang terjadi.

Selain BOPIada satu LSN, yang berada di bawah Kemenpora yang ingin dibubarkan, yakni Badan Standardisasi dan Akreditasi Nasional Keolahragaan (BSANK). Namun, wacana tersebut bisa saja batal dikarenakan Kemenpora tak mau kedua lembaganya dihapuskan.

(red/ovi/riawan/NT)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!