Proyek Kereta Cepat Dituding Bisa Korbankan Rakyat

redaksi.co.id - Proyek Kereta Cepat Dituding Bisa Korbankan Rakyat Pengamat ekonomi politik Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Salamuddin Daeng mengkritik pembangunan proyek kereta cepat (High Speed...

13 0

redaksi.co.id – Proyek Kereta Cepat Dituding Bisa Korbankan Rakyat

Pengamat ekonomi politik Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Salamuddin Daeng mengkritik pembangunan proyek kereta cepat (High Speed Train/HST) rute Jakarta-Bandung yang dinilai hanya akan menyengsarakan rakyat Indonesia, terutama warga Jakarta.

“Pemerintah tuh harusnya jangan berpikir kereta cepat. Buat apa kereta cepat, apalagi investasinya mahal sekali. Rakyat yang harus bayar dan menanggung,” jelas dia.

Daeng mengatakan, akibat investasi senilai US$ 5,5 miliar yang dianggap terlalu mahal, pengelola kereta cepat akan menaikan harga tiket.

“Kenaikan harga tiket pasti tidak bisa dihindarkan untuk menutup biaya investasinya. Karena mereka pasti menghitung Internal Rate of Return (IRR) dari investasi yang digelontorkan US$ 5,5 miliar. Itu berat lho, semuanya beban dan untuk melunasi beban investasi bakal dijatuhkan ke konsumen,” tutur dia.

Dengan kata lain, Daeng bilang, rakyat Indonesia, khususnya warga Jakarta harus membayar utang PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dengan nilai sekitar lebih dari Rp 50 triliun.

“Dengan tingkat bunga 5,5 persen per tahun, dikalikan 20 tahun, maka bebannya bisa mencapai Rp 200 triliun,” tandas dia. (Fik/Nrm)

(red/ijayanto/W)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!