Mendarat Darurat dengan 3 Roda, Pilot British Airways Tuai Pujian

redaksi.co.id - Mendarat Darurat dengan 3 Roda, Pilot British Airways Tuai Pujian Maskapai pelat merah milik Inggris Bristish Airwaysyang baru saja 2 jam terbang dari London...

18 0

redaksi.co.id – Mendarat Darurat dengan 3 Roda, Pilot British Airways Tuai Pujian

Maskapai pelat merah milik Inggris Bristish Airwaysyang baru saja 2 jam terbang dari London ke Chicago, AS terpaksa balik badan ke bandara Heathrow untuk melakukan pendaratan darurat. Alasannya, kerusakan mesin. Hal itu diutarakan oleh pihak penerbangan.

Sesuai prosedur pendaratan darurat, pilot harus mengosongkan bahan bakar agar jika terjadi gesekan pesawat tidak terpecik api dan bisa sama meledak. Setelah itu, penerbangan bernomor BA 259 itu kembali ke Bandara Heathrow untuk mendarat.

Sesampai di langit London, kapten pilot berhasil melakukan manuver dan mendaratkan burung besi itu dengan mulus kendati roda Boeng 747 itu mengalami kerusakan parah.

“Mengambil langkah aman, pilot kami memutuskan untuk kembali ke Heathrow,” tulis maskapai itu seperti dilansir dari ABC News, Minggu (31/1/2016).

“Setelah dicek, kami memutuskan penumpang mengganti pesawat yang lain, sementara yang satu ini ditarik ke hanggar untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambah pernyatan itu.

Saksi mata mengatakan bahwa para kru memberitahukan penumpang setelah 2 jam mengudara bahwa mereka akan kembali ke London karena masalah teknik.

“20 menit sebelum mendarat, kami diberitahu roda pendaratan diturunkan–seperti prosedur biasa. Penumpang di dalam begitu tenang, tidak seperti ada masalah,” kata Martin Robinson dalam Twiternya.

“Setelah mendarat, kami disambut oleh ambulans dan kru gawat darurat. Pilot juga memberitahukan bahwa kami hanya menggunakan 3 dari 5 roda untuk mendarat. Hebat sekali pilot kami!” tulisnya lagi.

Pun dengan penumpang lainnya yang mengisahkan betapa pilot mereka mengumumkan dengan suara tenang.

“Seperti biasa saja ia menjelaskan prosedur pendaratan, padahal itu pendaratan darurat.” tulis akun Andrew Victory.

“Ia bahkan menjelaskan dengan tenang bahwa telah terjadi kerusakan cukup besar. Dan para penumpang juga tampak tenang. Padahal banyak anak-anak dalam pesawat itu, dan tentu saja orangtua bakal khawatir,” lanjutnya lagi.

Penumpang bertepuk tangan setelah kapten pilot mengumumkan pendaratan itu. Mereka jugatertib saat turun dari maskapai itu karena posisi pesawat tidak stabil.

(red/ambertus/usi/urek/LLH)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!