Ini Kota Indonesia yang Acap Dilewati Gerhana Matahari Total

redaksi.co.id - Ini Kota Indonesia yang Acap Dilewati Gerhana Matahari Total , Jakarta - Langit Indonesia sudah cukup sering dilewati fenomena gerhana matahari total. Astronom...

13 0

redaksi.co.id – Ini Kota Indonesia yang Acap Dilewati Gerhana Matahari Total

, Jakarta – Langit Indonesia sudah cukup sering dilewati fenomena gerhana matahari total. Astronom asal Austria, Thomas Oppolzer, melanjutkan fenomena itu dengan membuat katalog gerhana matahari dan gerhana bulan sejak 1207 SM hingga 2162.

Fenomena tertutupnya matahari oleh bulan di Indonesia sudah terekam sejak 1901 hingga puluhan tahun sampai 2016. Sejak 1901 itu ada beberapa kota di Indonesia yang kerap dilewati gerhana matahari total, berikut kota-kota yang Tempo himpun:

1. Gerhana Matahari Total 18 Mei 1901

Salah satu kota yang sering dilewati gerhana matahari total di Indonesia adalah Palu dan kota di Papua. Pada gerhana 1901, Palu dan Kota di Papua menjadi salah satu kota yang dilewati gerhana matahari total. Waktu itu gerhana matahari total melewati Palu, Padang, Jambi, Pontianak, Balikpapan, Samarinda, Palu, dan Ambon.

Gerhana matahari total yang melewati Palu terjadi pukul 06.32 WIT selama 4 menit 48 detik. Sedangkan Kota Agats di Kabupaten Asmat dan Tanah Merah berlangsung lebih singkat 1 menit 38 detik. Dari animasi di situs timeanddate.com, gerhana matahari ketika itu dimulai dari daratan Afrika Selatan kemudian melintasi Sumatera kemudian Kalimantan, Sulawesi dan Papua.

2. Gerhana Matahari Total 14 Januari 1926

Kota lain yang sering dilewati gerhana matahari total adalah Palembang. Gerhana matahari total pertama melintasi Palembang sekitar 14.40 WIB dan berlangsung 3 menit 6 detik. Dalam animasi yang ditampilkan timeanddate.com, gerhana matahari total diawali dari daratan Kongo di Afrika kemudian melewati Samudera Indonesia sebelum melewati Palembang.

Selepas itu gerhana matahari total waktu itu melewati Pontianak dan berakhir di perairan setelah Filipina. Selain Palembang gerhana yang terjadi 14 Januari 1926 itu melintasi beberapa kota lain, yaitu Bengkulu, Pangkal Pinang, Bangka Belitung, dan Pontianak.

3. Gerhana Matahari Total 5 Februari 1962

Kali kedua kota Palu, Agats dan Tanah Merah dilintasi gerhana matahari total. Seperi gerhana matahari total sebelumnya Palu lebih dahulu dilewati gerhana pada pukul 6:30 WIT selama 1 menit 20 detik. Kali ini animasi yang bisa dilihat di situs timeanddate.com tampak gerhana matahari bergerak dari daratan Samarinda, Maluku menuju Papua dan berakhir di Samudra Pasifik. Kota Agats dan Tanah Merah sendiri gerhana dapat disaksikan selama 2 menit 12 detik.

4. Gerhana Matahari Total 22 November 1984

Kota Tanah Merah secara khusus kembali ditutupi gerhana matahari. Gerhana matahari kali ini Indonesia hanya melewati daerah Maluku Utara dan Papua. Kejadian pada pukul enam pagi waktu Papua itu hanya terjadi singkat selama 34 detik. Situs timeanddate.com menampilkan pergerakan gerhana matahari total diawali dari daerah Maluku Utara menuju daratan Papua dan diakhiri di Samudera Pasifik.

5. Gerhana Matahari Total 18 Maret 1988

Kota Palembang kembali ditutupi gerhana matahari total. Fenomena alam itu tidak hanya melewati Palembang. Kota lain yang juga ikut merasakan tertutupnya matahari adalah Bengkulu, Pangkal Pinang, dan Bangka Belitung. Selama 2 menit 15 detik warga Palembang bisa menyaksikan gerhana matahari total yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.

Animasi timeanddate.com menggambarkan gerhana matahari total waktu itu dimulai dari Samudera Hindia menuju Palembang di daratan Sumatera menuju Kalimantan, Kepulauan Mindanao dan berakhir dekat Alaska

6. Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016

Kota Palembang dan Palu kembali menjadi salah satu kota yang dilewati gerhana matahari total pertama di Indonesia pada abad ke-21. Proses Gerhana matahari total yang terjadi 9 Maret 2016 akan diawali dari Samudera Hindia menuju daratan Sumatera, Kalimantan Tengan dan Kalimantan Timur seperti Balikpapan.

Gerhana lalu bergerak ke Palu, Ternate dan berakhir di Samudera Pasifik. Kota Palembang sendiri menurut situs nasa.gov akan merasakan gerhana matahari total selama 1 menit 40 detik. Sedangkan Kota Palu akan gelap selama dua menit 20 detik.

EVAN | PDAT | SUMBER DIOLAH | TEMPO | NASA | TIMEANDDATE

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!