MKD Minta Dita Melapor Dugaan Pemukulan Masinton Tanpa Kuasa Hukum

redaksi.co.id - MKD Minta Dita Melapor Dugaan Pemukulan Masinton Tanpa Kuasa Hukum Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Junimart Girsang meminta Dita Aditia Ismawati yang diduga...

13 0

redaksi.co.id – MKD Minta Dita Melapor Dugaan Pemukulan Masinton Tanpa Kuasa Hukum

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Junimart Girsang meminta Dita Aditia Ismawati yang diduga dipukul Politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu melaporkan secara langsung peristiwa tersebut ke MKD.

“Saya sampaikan agar yang yang melaporkan dia saja yang bersangkutan. Tidak melalui kuasa hukum, kan toh dia juga yang bekerja disini dan setahu saya, yang bersangkutan suka lewat MKD,” kata Junimart di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Junimar mengatakan Dita dapat melaporkan dugaan kasus tersebut tanpa menggunakan kuasa hukum. Hal itu seperti pada pelaporan lainnya.

“Lebih fair. Kami bisa lebih interaktif dengan yang bersangkutan. Saya menunggu,” kata Politikus PDIP itu.

Hingga kini MKD belum mengetahui rencana pelaporan dugaan pemukulan yang dilakukan Masinton Pasaribu kepada Dita Aditia.

Masinton mengatakan pihaknya hanya menunggu laporan tersebut.

Ia menilai kasus tersebut tidak terkait persoalan politik dan hanya masalah personal antara Anggota DPR dengan Staf ahli-nya.

“Silahkan mereka selesaikan sendiri, enggak perlu dibawa ke ranah politik. Kami bisa lihat dan mudah-mudahan kami di MKD bisa bekerja secara maksimal dan di kepolisian juga mereka bisa bekerja secara profesional sehingga menjadi jelas dan terang tentang motif dasar kadar pemukulan, kan ini belum jelas,” kata Junimart.

MKD, kata Junimart, akan meminta klarifikasi Masinton Pasaribu bila telah mendapatkan laporan mengenai dugaan penganiayaan tersebut.

“Kalau belum ada laporan ya kita tidak bisa buat apa-apa dong,” imbuhnya.

Selain itu, Junimart mengatakan MKD menggelar rapat pimpinan pada hari ini.

Tetapi, ia membantah bila hal itu dikarenakan adanya kasus dugaan pemukulan yang dilakukan Masinton Pasaribu.

“Tetapi karena hari ini rapim, maka isu tentang itu kami masukan dalam catatan rapim, sebentar lagi kami akan rapatkan isu ini kami akan lihat perkembangan, dan akan kami lihat sudah ada kah laporan ke MKD tentang Masinton,” ujarnya.

(red/ainin/adziroh/LN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!