10 Wanita Terkaya Sepanjang Sejarah Dunia, Siapa Saja?

432

redaksi.co.id – 10 Wanita Terkaya Sepanjang Sejarah Dunia, Siapa Saja?

Daftar orang terkaya dunia tak hanya diisi oleh mereka yang punya bisnis sukses seperti sekarang ini. Orang kaya dunia juga tak melulu diisi oleh kaum laki-laki.

Sejak zaman dahulu, wanita pun ikut andil dalam daftar orang-orang kaya dunia. Dari dulu hingga sekarang, ada beberapa nama yang menjadi wanita terkaya dunia sepanjang masa. Meski beberapa dari mereka sudah wafat, bahkan sejak zaman kerajaan, namanya tetap dikenang sebagai wanita terkaya sepanjang masa.

Dilansir dari laman Time, Selasa (2/2/2016), zaman dahulu ada aturan yang mencegah wanita untuk memegang kendali harta kekayaan. hal itu membuat jumlah wanita kaya di dunia pada zaman dahulu terbatas.

Hanya sedikit dari mereka yang mendapatkan harta yang melimpah, yang kebanyakan adalah warisan dari laki-laki di keluarga mereka.

“Wanita dengan harta pribadi yang melimpah adalah fenomena moderen,” ujar Profesor sejaran di Stanford University, Walter Scheidel.

Time merangkum 10 wanita paling kaya sepanjang masa. Time fokus pada wanita yang tak hanya menwarisi kekayaan dan mengambil peran aktif dalam bisnis dan politik dalam mengelola kekayaannya, meski itu didapatkan dari ayah atau suaminya. jadi, nama-nama seperti Christy Walton dan Alice Walton tidak ada dalam daftar.

Tak ada juga nama seperti Ratu Inggris Victoria dan Elizabeth, Ratu Mesir Nefertiti. Berikut daftar 10 wanita terkaya dunia sepanjang masa versi Time;

10. Charlene de Carvalho

Setiap botol bir Heinekken dibuka, maka pundi-pundi wanita ini otomatis bertambah. De Carvalho adalah anak satu-satunya dari Freddy Heineken, yang menjabat sebagai CEO Heineken dari 1971 hingga 1989.

Dia mewarisi 25 persen saham di Heineken International setelah ayahnya wafat di 2002. Puncak kekayaannya mencapai 0,017 persen dari GDP global.

9. Anne Cox Chambers

Wanita kelahiran 1919 ini pernah menjabat sebagai duta besar Amerika Serikat (AS) untuk Belgia dan mendapatkan gelar France Commander of Legion of Honor di 2009. Namun sumber ketenaran terbesarnya bukan dari situ.

Kekayaan Chambers datang dari sahamnya di perusahaan sang Ayah, Cox Enterprises, yang memiliki cabang baru seperti Atlanta Journal Constitution dan the Palm Beach Post.

Namun, keuntungan terbesarnya datang dari divisi telekomunikasi di perusahaannya, salah satu layanan televisi kabel terbesar di AS.

Pada November 2015, dia keluar dari direksi perusahaan, dan memberikan sahamnya senilai US$ 15,3 miliar pada 3 pewarisnya. Puncak kekayaan dari Cox mencapai 0,021 persen dari GDP dunia

8. Susanne Klatten

Wanita paling kaya di Jerman ini mendapatkan kekayaannya senilai US$ 17,4 miliar dari perusahaan otomotif BMW. Klatten mewarisi 12,6 saham di salah satu perusahaan otomotif terkenal di dunia ini dari ayahnya Herbert Quandt.

Klatten juga berinvestasi di beberapa sektor bisnis seperti perusahaan farmasi hingga bisnis teknologi air dan tenaga angin. Kekayaan Klatten mencapai 0,024 dari total GDP global.

7. Yang Huiyan

Yang mewarisi kekayaan ayahnya senilai US$ 16,2 miliar. Karena krisis, kekayaannya anjlok, dan turun menjadi US$ 5,2 miliar. Huiyan terlibat dalam bisnis keluarga sejak dia masih remaja. Puncak Kekayaan yang mencapai 0,025 persen dari GDP global.

6. Liliane Bettencourt

Pewaris dari perusahaan kosmetik terbesar L’Oreal ini kekayaan puncaknya di 2015 mencapai US$ 40,7 miliar, atau setara 0,055 persen dari total GDP dunia. Dia kini adalah pemegang saham di perusahaan kosmetik yang didirikan ayahnya di 1907 itu.

5. Isabella of Castile

Sebagai salah satu ratu monarki terkaya di dunia, belum cukup rasanya bagi Ratu Isabel I of Castile hingga dia mengkonsolidasikan kendalinya ke seluruh Spanyol dengan menikahi sepupunya Ferdinand of Aragon.

Ratu ini hidup pada masa 1451-1504. Pada saat dia meninggal, mahkota Castile punya pemasukan tahunan sekitar 1,4 juta ducats, koin emas yang jadi alat tukar Spanyol waktu itu. Puncak kekayaan Isabella mencapai 1 persen dari total GDP dunia.

4. Cleopatra

Cleopatra adalah salah satu wanita penguasa paling terkenal di dunia. Dia diingat baik karena jumlah kekayaannya atau ketrampilannya pada manipulasi politik.

Sebagai seorang Firaun dari Mesir yang hidup dari tahun 69 sampai 30 sebelum masehi, Clepoatra mengendalikan sejumlah industri besar kala itu, seperti gandum, papyrus, dan salep, yang memberikan dia pemasukan tahunan sekitar 12.000 hingga 15.000 talent Mesir, alat tukar Mesir.

Kekayaan bersihnya mencapai US$ 95,8 miliar. Puncak kekayaannya setara 2,6 persen dari total GDP dunia.

3. Catherine The Great

Gelar wanita yang hidup di masa 1729-1796 ini tak hanya merujuk pada sisi politik namun juga kekayaannya, yang sekarang diperkirakan nilainya setara US$ 1,5 triliun.

Catherine berkuasa di Rusia, secara historis merupakan salah satu kerajaan terbesar dalam hal daratan. Puncak Kekayaan mencapai 5 persen dari total GDP dunia kala itu.

2. Hatshepsut

Hatshephut adalah Firaun wanita pertama yang hidup di tahun 1507-1458 sebelum masehi. Salah satu kekuasaannya adalah pertambangan emas yang jika dinilai sekarang yakni sekitar US$ 2 miliar. Puncak kekayaan Hatshepsut mencapai 20 persen dari GDP global.

1. Permaisuri Wu

Permaisuri ini adalah selir dari dua kaisardinasti Tang, yang merupakan ayah dan anak. Saat anaknya, Kaisar Gaozong mendapatkan kekuasaannya, Wu dengan kejamnya menghilangkan saingan-saingannya untuk mendapatkan kasih sayangnya.

Wu dilaporkan membunuh putrinya yang berumur enam minggu dan melimpahkan tindakannya itu ke permaisuri Gaozong yang pertama, Wang.

Wang akhirnya ditahan dan dibunuh. Setelah Gaozong meninggalWu memaksa putranya untuk turun tahta dan menjadi administrator court, posisi setara dengan kaisar.

Artikel Lainnya:

Suami Mirna: Semua Omongan Jessica Bohong

Ratu Atut Chosiyah Sembunyikan Handphone di Lapas

Lima Fakta tentang Virus Zika

41 Fakta Mengejutkan tentang Disneyland

Potret Adlilla, Istri Cantik Indra Bekti Yang Tegar dan Setia

Taktiknya itu menghasilkan ekonomi China: di bawah kendali 15 tahunnya, kekaisarannya meluas hingga ke Asia tengah, menjadikannya salah satu yang terbesar di dunia kala itu. Puncak kekayaannya mencapai 22,7 persen dari total GDP dunia. (Zul/Ndw)

(red/hmad/yaiku/AS)

loading...

Comments

comments!