Konsumen Indonesia Optimistis Ekonomi Bakal Membaik

redaksi.co.id - Konsumen Indonesia Optimistis Ekonomi Bakal Membaik Maraknya pemberitaan soal pabrik-pabrik tutup dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tampaknya tak terlalu berpengaruh pada kepercayaan diri konsumen...

23 0

redaksi.co.id – Konsumen Indonesia Optimistis Ekonomi Bakal Membaik

Maraknya pemberitaan soal pabrik-pabrik tutup dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tampaknya tak terlalu berpengaruh pada kepercayaan diri konsumen di Indonesia.

Keyakinan Konsumen Global di akhir tahun 2015 tercatat menurun 2 poin dari kuartal ketiga yang berada di angka 97. Namun, Indonesia kembali menempati posisi 3 teratas di seluruh dunia, di bawah India dan Filipina. Kepercayaan diri konsumen menentukan seberapa besar mereka optimis membelanjakan uangnya.

Di Indonesia, pada kuartal keempat lebih sedikit responden yang percaya bahwa ekonomi negara sedang dalam resesi (69 persen), berkurang 4 persen dari kuartal sebelumnya (73 persen). Pada kuartal ini juga lebih banyak konsumen Indonesia yang percaya bahwa masa resesi akan berakhir dalam satu tahun ke depan, yaitu sebesar 43 persen, dibandingkan dengan kuartak sebelumnya yang sebesar 37 persen. Jadi lebih banyak konsumen optimis kondisi ekonomi akan membaik, kata Agus Nurudin, Managing Director Nielsen Indonesia, Kamis 4 Februari 2016.

Persentase konsumen Indonesia yang masih optimistis terhadap prospek lapangan kerja setahun ke depan akan membaik, juga naik dari 64 menjadi 68 persen. Sementara yang optimistis dengan kondisi keuangan pribadi naik tipis dari 64 ke 66 persen.

Menurut Nielsen Global Survey of Consumer Confidence and Spending Intentionsterbaru, hampir seluruh wilayah di dunia mengakhiri tahun 2015 dengan tingkat keyakinan yang menurun dibandingkan dengan saat awal tahun (kuartal pertama). Indeks keyakinan konsumen di wilayah Amerika Utara dan Timur Tengah/Afrika menurun 6 poin masing-masing ke angka 100 dan 90, dan di Amerika Latin turun 3 poin ke angka 83. Agus menyebut, hanya Eropa yang menunjukkan peningkatan dengan indeks 81, meningkat 6 poin dibandingkan dengan kuartal pertama di tahun 2015, sementara wilayah Asia Pasifik tidak berubah (107 di kuartal pertama dan kuartal keempat).

Beberapa negara Asia Pasifik masih masuk jajaran 10 negara teroptimis di dunia. India masih berada pada tingkat tertinggi dengan skor 131 (sama dengan kuartal ketiga); dan Filipina juga bertahan pada posisi kedua dengan skor 117. Dua Negara teratas ini tidak mengalami perubahan dari kuartal sebelumnya, kata Agus.

Tingkat Kepercayaan Konsumen Indonesia berada di angka 115, turun 1 poin dari kuartal sebelumnya. Angka ini membawa Indonesia menjadi 3 teratas negara yang paling optimis di dunia. Menyusul Thailand dengan skor 114 berada di posisi keempat di dunia pada Tingkat Kepercayaan Konsumen. Vietnam dan Cina yang berada di urutan ke-6 dan ke-8 secara global, menunjukkan peningkatan di skor 108 dan 107 dari kuartal sebelumnya.

(red/andhi/urhartanto/SN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!