Ingin Jadi Negara Pengekspor Manufaktur, Iran Gandeng Amerika

129

redaksi.co.id – Ingin Jadi Negara Pengekspor Manufaktur, Iran Gandeng Amerika

Presiden Iran Hassan Rouhani membuka lebar pintu bagi perusahaan Amerika Serikat untuk berinvestasi dan menciptakan usaha patungan. Usaha untuk menarik investor dari Negeri Abang Sam itu merupakan upaya untuk diversifikasi minyak. Harga minyak yang terus merosot membuat Presiden Rouhani banting setir dari negara pengekspor minyak.

Ia berencana mengubah Iran menjadi negara pengekspor barang-barang manufaktur. Ini untuk mengurangi ketergantungan ekonomi pada ekspor minyak, katanya kepada Reuters, Selasa, 2 Februari 2016. Beberapa perusahaan multinasional besar bergegas untuk membangun posisi di Iran. Meski demikian, banyak kontrak yang belum selesai. Beberapa perusahaan merasa prihatin dengan berbagai risiko usaha di pasar Iran.

“Jika perusahaan AS bersedia untuk datang dan berinvestasi di Iran, untuk membawa manufaktur ke Iran, kami tidak memiliki masalah dengan itu,” kata Rouhani dalam wawancara yang disiarkan langsung oleh televisi pemerintah. Dia mengatakan ekonomi Iran akan berubah secara dramatis, jauh dari penjualan minyak. Iran akan mengembangkan industri melalui usaha patungan dengan perusahaan asing untuk mengekspor barang-barang manufaktur termasuk mobil.

(red/aini/J)

loading...

Comments

comments!