Addie MS: Kalau Sakral, Musik Orkestra Nanti tak Maju

164

redaksi.co.id – Addie MS: Kalau Sakral, Musik Orkestra Nanti tak Maju

JAKARTA — Komposer Addie MS berusaha men-desakralisasi musik orkestra agar lebih dikenal masyarakat.

“Kalau sakral, nanti tidak maju,” kata Addie menjelaskan maksudnya memasyarakatkan musik simfonia.

Bila di Eropa musik simfonia dimainkan secara live tanpa ada pengeras suara, hanya saja belum semua tempat di sini mendukung untuk mereka bisa tampil seperti itu.

Addie MS memilih tampil di mana saja, dengan pengeras suara. “Kalau mau kaku kita harus tanpa sound system, hanya di concert hall.”

Addie mendirikan Twilite Orchestra bersama Oddie Agam dan Usmansjah Bakrie pada 1991. Ketika Indonesia mengalami krisis ekonomi pada 1997, ia melihat tidak mungkin mengadakan konser di tengah kondisi seperti itu.

Apalagi musik simfonia melibatkan sekitar 60 orang musisi. Kala itu, ia memilih untuk bermain dengan grup kecil, terdiri dari delapan orang, dan mendatangi sekolah, terutama SD.

Beberapa waktu seperti itu, ia lalu mendapat penyandang dana dan fokus membuat program untuk konser di kampus. Memberi tahu publik tentang musik orkestra juga ia lakukan dengan mengaransemen lagu-lagu nasional dan daerah.

“Menyadarkan orang-orang, lagu biasa, sehari-hari, yang biasa di dengar di sekolah, kalau pakai orkestra jadi begini,” kata Addie.

Merangkul pendengar yang lebih muda artinya mencoba memainkan musik yang akrab dengan mereka. Addie pernah mendapat ilham dari kebiasaan anak-anaknya bermain video game.

Sekitar tahun 2006, meski merasa agak terganggu, ia mendengar ada unsur-unsur menarik dari suara yang mengiringi video game. “Papa bikin konsernya saja,” kata Addie meniru ucapan Tristan anaknya.

Partitur asli musik video game itu pun ia terjemahkan menjadi musik simfoni dan mendapat respons yang baik dari publik. “Entry point, setelah mendengar itu, mereka jadi ingin tahu lebih banyak,” kata dia.

Cara tersebut menurut suami penyanyi Memes ini cukup efektif untuk memperkenalkan orkes simfonia. Suatu kali, ia pernah dihubungi oleh guru sekolah yang pernah ia datangi bersama Twilite Orchestra. “Mas Addie, ini sekarang ada yang main biola,” kata Addie MS mengenang percakapannya dengan orang tersebut, sambil sedikit tersenyum.

(red/ambertus/usi/urek/LLH)

loading...

Comments

comments!