Rossi Nilai Motornya Lebih Baik Tanpa Sayap

redaksi.co.id - Rossi Nilai Motornya Lebih Baik Tanpa Sayap - Valentino Rossi menyampaikan pendapatnya tentang desain motor baru yang punya sayap di bagian depannya. Pembalap...

39 0

redaksi.co.id – Rossi Nilai Motornya Lebih Baik Tanpa Sayap

Valentino Rossi menyampaikan pendapatnya tentang desain motor baru yang punya sayap di bagian depannya. Pembalap tim Movistar Yamaha menilai adanya sayap tidak berguna bagi dirinya.

Dalam tes pramusim di Sirkuit Sepang pekan lalu, Rossi mencoba dua tipe motor berbeda. Pertama motor yang menggunakan sayap, dan kedua motor tanpa sayap.

Dari hasil uji coba tersebut, kedua motor itu memberikan performa yang memuaskan. Rossi dan rekan setimnya, Jorge Lorenzo, menguasai tes sejak hari pertama hingga hari ketiga.

Namun jika diminta memilih di antara dua motor itu, Rossi cenderung memilih motor yang tanpa sayap. Menurut pebalap Italia itu, ada dua alasan mengapa ia lebih menyukai motor tanpa sayap. Selain karena lebih indah dilihat, menurut Rossi tambahan sayap terbukti tidak berpengaruh banyak pada kelincahan motor.

Dibanding motor tahun 2015, Yamaha M1 2016 yang akan digunakan Rossi dan Lorenzo pada musim balap tahun ini memang sangat berbeda. Selain adanya sayap tambahan, perubahan paling fundamental di kedua motor itu ada di tangki bahan bakar.

Di motor teranyat ini, tangki bahan bakar Yamaha M1 tidak lagi berada di depan pengendara. Yamaha melakukan gebrakan dengan memindahkan tangki ke bagian ekor motor, atau tepatnya di belakang pebalap.

“Saya mencoba motor baru saat ujicoba, karena mereka membuat desain yang berbeda. Tapi jujur, saya tidak merasakan perbedaan dari perubahan tersebut. Saya lebih suka motor tanpa sayap, meski pun jujur.. motor lebih cantik,” kata Rossi dikutip MCN, Selasa (8/2).

Rossi sendiri mengaku cukup puas dengan hasil tes pramusim di Sepang. Ia yakin kinerja motornya bakal semakin meningkat dalam tes pramusim selanjutnya. “Di luar hal itu (sayap), teknisi tim telah membuat pekerjaan yang sangat baik dengan perangkat elektronik (ECU) dan ban Michelin yang baru. Sehingga semua ini dalam keadaan baik, katanya.

Motor edisi 2016 sangat kencang di hari terakhir tes. Yang jelas mekanik kami telah melakukan pekerjaan hebat pada sistem elektronik dan, jadi saya sangat puas,” ujar Rossi.

Selain memilih motor tanpa sayap, Rossi juga mengaku lebih menyukai mesin pada motornya tahun lalu. Menurut pebalap berusia 36 tahun tersebut, mesin yang digunakan musim lalu sudah membuatnya puas dan jauh lebih nyaman digunakan.

Bagi saya, menarik bisa membalap dengan mesin baru di Phillip Island. (Motor) versi 2016 memiliki aspek yang bagus, tapi kami sedikit memiliki masalah di pengereman, kata Rossi.

Maka untuk saat ini saya dan Lorenzo lebih memilih menggunakan mesin yang digunakan Yamaha pada 2015, sambung pebalap asal Italia itu.

The Doctor meyakini motornya yang lama juga akan cocok dengan ban Michelin. Sebab, saat ini Michelin sudah memberikan ban dengan kualitas dan kinerja lebih baik. Karena itu Rossi yakin tidak akan ada masalah apabila digunakan dengan motor versi 2015.

Sementara itu manajer Tim Yamaha, Massimo Meregalli, menjelaskan bahwa persiapan timnya menyambut musim balap 2016 belumlah final.

Kemungkinan besar kami masih akan lakukan beberapa perubahan pada motor yang sudah disiapkan untuk Lorenzo dan Rossi. Kami tidak bisa membuat keputusan final dengan pilihan motor sekarang. Tapi sejauh ini, kami sudah mengetahui sekira 80 persen tentang motor yang diinginkan untuk memulai musim baru nanti, ungkap Meregalli.

Setelah ujicoba Sepang, ujicoba pramusim berikutnya rencananya akan digelar pada 17-19 Februari mendatang di Sirkuit Phillip Island, Australia.

(red/urista/urnamasari/NP)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!