Satu Kursi Manor Racing di Formula 1 Milik Pascal Wehrlein

redaksi.co.id - Satu Kursi Manor Racing di Formula 1 Milik Pascal Wehrlein Manor Racing mengumumkan telah memberikan satu slot kursi balapan untuk ajang Formula 1 2016...

41 0

redaksi.co.id – Satu Kursi Manor Racing di Formula 1 Milik Pascal Wehrlein

Manor Racing mengumumkan telah memberikan satu slot kursi balapan untuk ajang Formula 1 2016 kepada Pascal Wehrlein. Pascal bergabung dengan kontrak satu tahun yang diyakini bernilai US$ 5-6 juta.

Pascal adalah anak didik AMG Mercedes dan merupakan juara DTM pada 2015. Bagi pembalap berusia 21 tahun tersebut, tampi di ajang balapan Formula 1 adalah mimpi yang menjadi kenyataan.

“Manor Racing adalah tempat yang bagus bagi saya untuk memulai karier balapan di Formula 1,” kata Pascal seperti dilansir Autosport, Rabu (10/2/2016).

“Saya sangat senang berada di sini. Ini adalah tim kecil dan benar-benar fokus. Saya berharap segera mengenal semua orang.”

“Meski ini musim Formula 1 pertama saya, tujuan saya adalah untuk membantuStephen (Fitzpatrick, pemilikManorRacing) dan orang-orang mencapai tujuan mereka,”ucap Pascal lagi.

“Ini akan menjadi tantangan berat. Tapi, saya piki kami harus mampu mengatasi tantangan untuk meraih poin. Ini akan menjadi menyenangkan.”

“Terima kasih atas dukungan yang luar biasa untuk membantu saya mencapai mimpi saya,” tuturnya.

Sementara itu, Stephen menilai Pascal merupakan pembalap yang tepat untuktimnya. “Pascal adalah seorang pembalap dengan masa depan yang sangat menjanjikan. Manor Racing gembira memilikinya,” ujar Stephen.

“Pascalmembuat kesan yang bagus saat beruji coba untuk Mercedes dan Force India. Ia tampil di DTM, yang berujung memenangkan kejuaraan itu tahun lalu.”

“Manor Racing adalah tempat yang sempurna bagi Pascal untuk membuat dampak besar di musim pertamanya. Kami melihat ke depan untuk itu,” pungkas Stephen.

Dengan memilih Pascal, berarti Manor Racing tinggal menyisakan satu slot kursi balapan di Formula 1 2016. Kursi ini akan diperebutkan pembalap muda Indonesia Rio Haryanto, Alexander Rossi, Will Stevens, dan Roberto Merhi.

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!