MNC dan Rakuten Putus Kongsi, Kenapa?

redaksi.co.id - MNC dan Rakuten Putus Kongsi, Kenapa? , Jakarta - MNC Group menghentikan kerja sama dengan Rakuten, situs e-Commerce asal Jepang. Sekretaris korporasi MNC...

9 0

redaksi.co.id – MNC dan Rakuten Putus Kongsi, Kenapa?

, Jakarta – MNC Group menghentikan kerja sama dengan Rakuten, situs e-Commerce asal Jepang. Sekretaris korporasi MNC Group, Syafril Nasution mengatakan kerja sama tersebut berhenti karena perbedaan bisnis model dan visi perusahaan. Bisnis modelnya enggak sejalan dengan kami, yang dikerjakan enggak cocok dengan iklim Indonesia, kata Syafril saat dihubungi Tempo, Minggu 14 Februari 2016.

Kerja sama MNC Group dengan Rakuten berlangsung sejak 2011. Namun karena banyak perbedaan prinsip, kedua perusahaan besar tersebut memilih untuk mengambil jalan masing-masing. Selepas dari MNC Group, Rakuten lalu membentuk perusahaan Rakuten Indonesia.

Rakuten mengumumkan penutupan bisnisnya di wilayah Asia Tenggara Jumat, 12 Februari 2016 melalui situs resminya. Situs tersebut memastikan akan tutup per 1 Maret 2016 mendatang, termasuk di antaranya Rakuten Indonesia.

Dengan sangat menyesal kami mengumumkan bahwa Rakuten Belanja Online tidak lagi tersedia bagi pelanggan untuk melakukan pembelian per 1 Maret 2016. Kami ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan Anda selama beberapa tahun ini dan kami harap Anda menikmati berbelanja di Rakuten Belanja Online,” tulis Rakuten dalam keterangan resmi situsnya.

Kendati begitu, konsumen Rakuten masih bisa berbelanja online hingga Senin, 29 Februari 2016 mendatang. Berdasarkan informasi yang tertera dalam situs resminya bahwa semua pesanan pelanggan yang sudah dikonfirmasi pada periode tersebut akan tetap dikirimkan. “Kami pastikan bahwa anda tetap dapat berbelanja di Rakuten hingga 29 Februari 2016. Semua pesanan dengan pembayaran yang terkonfirmasi pada periode ini akan tetap dikirimkan,” seperti dilansir di situs resminya.

Sekadar informasi, Rakuten adalah sebuah perusahaan internet dan perdagangan elektronik Jepang yang berpusat di Tokyo, Jepang, yang didirikan oleh Hiroshi Mikitani pada Februari 1997. Sementara itu, Rakuten masuk ke Indonesia sejak 27 Desember 2010 dengan menampung ratusan ribu produk.

ALI HIDAYAT | ABDUL AZIS

(red/andhi/urhartanto/SN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!