London Love Story Tembus 800 Ribu Penonton, Ini Rahasianya

redaksi.co.id - London Love Story Tembus 800 Ribu Penonton, Ini Rahasianya London Love Story, film kedua dari Screenplay Production, berhasil menorehkan satu prestasi gemilang. Berdasarkan data...

39 0

redaksi.co.id – London Love Story Tembus 800 Ribu Penonton, Ini Rahasianya

London Love Story, film kedua dari Screenplay Production, berhasil menorehkan satu prestasi gemilang. Berdasarkan data dari filmindonesia.or.id, film yang dibintangi Dimas Anggara dan Michelle Zudith ini, berhasil meraih hingga 803.732 penonton di hari ke-11 penayangannya.

Ini, adalah film dengan raihan penonton tertinggi tahun ini.

Liputan6.com, menemui duo produser film ini, Sukhdev Singh dan Wicky V. Olindo, di kantornya yang terletak di kawasan Senayan, Senin (15/2/2016). Keduanya, berbagi sedikit rahasia soal kesuksesan film ini.

“Kesuksesan film ini, tidak bisa berdiri sendiri. Namun juga didukung oleh promosi yang telah dilakukan dari jauh-jauh hari,” ujar Sukhdev Singh. Promo yang dilakukan, termasuk melalui media sosial, hingga roadshow ke sejumlah wilayah di Indonesia.

Tak hanya itu, Sukhdev menambahkan bahwa ada satu kunci lain yang mempengaruhi keberhasilan London Love Story, yakni kedekatan para bintang film ini, dengan para fansnya. “Para bintang ini rajin di sosial media, menjaga hubungan mereka dengan para fansnya,” katanya.

Wicky V. Olindo, menyebutkan bahwa jaringan bioskop domestik juga memiliki kesigapan besar dalam merespon animo penonton yang tinggi. XXI misalnya. Setelah melihat antusiasme penonton di hari pertama, jaringan bioskop terbesar ini langsung menjawabnya dengan menambah jumlah layar untuk London Love Story.

“Di hari pertama jumlahnya 90 layar, di hari kedua naik menjadi 125 layar dan puncaknya mencapai 162 layar,” kata Wicky.

London Love Story bercerita tentang kisah cinta dua anak muda, yakni Dave yang diperankan Dimas Anggara dan Caramel yang dimainkan Michelle Ziudith. Film ini, sudah tayang sejak 4 Februari lalu.

(red/ahyu/etyo/armawan/WSD)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!