Tips Lindungi Anak dari Kejahatan Seksual di Dunia Siber

redaksi.co.id - Tips Lindungi Anak dari Kejahatan Seksual di Dunia Siber Laporan Wartawan Tribunnews.com, Edwin FirdausTRIBUNEWS.COM, JAKARTA - Orang tua diharuskan mengenal teman-teman dan kegiatan anaknya.Menurut...

37 0

redaksi.co.id – Tips Lindungi Anak dari Kejahatan Seksual di Dunia Siber

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Edwin Firdaus

TRIBUNEWS.COM, JAKARTA – Orang tua diharuskan mengenal teman-teman dan kegiatan anaknya.

Menurut Psikolog Diena Haryana hal tersebut menjadi cara untuk menyelamatkan anak dari ekploitasi seksual pedofil.

“Pendampingan orangtua, guru, orang dewasa di seputar anak harus secara optimal dan bertanggung jawab,” ujarnya dalam diskusi di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (21/2/2016).

Selain itu, kata Diena, ayah dah ibu dalam mendidik anak, harus seperti sahabat. Begitu juga saat mendidik anak terkait dunia seksualitas, sesuai usianya.m”Itu supaya si anak mampu melindungi dirinya saat berada di luar rumah,” ujarnya.

Meski begitu, dunia maya, kata Diena justru jauh lebih rentan untuk anak menjadi korban kejahatan pedofilia. Untuk itu, kata Diena, orangtua harus ekstra ketat mengawasi anaknya di dunia siber.

Berikut tips untuk melindungi anak di dunia siber, menurut Dieana.

Pertama, mengingatkan anak untuk tidak mudah lakukan perkenalan dengan ‘stranger’ di dunia siber.

Kedua, mengingatkan anak untuk tidak memberikan informasi diri: Alamat, email address, sekolah, hobby, nama orangtua dan lain-lain.

Ketiga, mengingatkan anak untuk tidak memberitahu kemana ia pergi dan jam berapa di media sosial. “Orang tua sebaiknya menjadi Teman anak di medsos,” ujarnya.

Keempat, ajarkan anak untuk tidak menyampaikan username, password, dan informasi pribadi ke sembarang orang.

Kelima, Tidak merespon email yang dikirim orang yang tak dikenal. “Kemudian tidak membuka attachment dari email yang dikirimkan orang yang tak dikenal itu. Delete saja,” katanya.

Keenam, memasang aplikasi yang dapat melindungi anak, untuk ponsel maupun komputer. “Ingatkan agar anak selalu log out setiap selesai membuka situs,” ujarnya.

(red/udhi/wi/nggoro/YDA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!