Peneliti Menangkap Suara Dengungan Makhluk Laut Bermigrasi

redaksi.co.id - Peneliti Menangkap Suara Dengungan Makhluk Laut Bermigrasi , Jakarta - Hewan-hewan yang hidup di dalam air terutama laut terkenal memiliki suara khas atau...

29 0

redaksi.co.id – Peneliti Menangkap Suara Dengungan Makhluk Laut Bermigrasi

, Jakarta – Hewan-hewan yang hidup di dalam air terutama laut terkenal memiliki suara khas atau bunyi-bunyian khusus yang menjadikan ciri para makhluk di bawah air. Selama ini kita mengetahui lumba-lumba memiliki suara peluit khas sebagai cara berkomunikasi dengan rekan-rekannya. Begitu juga dengan suara khas yang diciptakan oleh ikan paus untuk memanggil temannya.

Kali ini para peneliti menemukan suatu bunyi dengungan baru dari spesies lain di bawah laut. Para peneliti meyakini temuan suara dengungan baru ini berbeda dengan suara-suara dari dalam laut lainnya yang sudah berhasil ditemukan sebelumnya, seperti dilansir Popularscience.com, Selasa 23 Februari 2016.

Suara asing ini didapati dari pergerakan migrasi harian hewan laut seperti ikan, udang, ubur-ubur dan cumi-cumi. Para hewan ini diketahui melakukan pergerakan migrasi setiap harinya untuk mencari makan dan bergerak menuju permukaan air.

Secara kolektif, massa organisme yang bergerak ini sekitar 10 miliar ton. Saat ini para penelliti dari American Geophysical Union masih belum mengetahui hewan mana di antara mereka yang bermigrasi, yang menciptakan bunyi dengungan berfrekuensi rendah. Namun para peneliti sempat menduga, bunyi dengungan yang mereka temukan berasal dari ikan-ikan bertulang kecil.

Para peneliti menyebutkan dengungan yang mereka temukan ini cukup lemah. Dengungan ini berada di kisaran ukuran 3 hingga 6 desibel, lebih keras dibandingkan kebisingan latar belakang laut, sehingga manusia tidak akan bisa mendengar suara tersebut. Para peneliti menyebutkan manusia mungkin bisa mendengarkan suara dengungan jika berada pada jarak beberapa kilometer dari sumber dan berada di waktu yang tepat.

Suara dengungan migrasi hewan laut ini hanya berlangsung selama beberapa jam. Tentu saja para peneliti ini menggunakan instrumen khusus yang sangat sensitif untuk merekamnya.

Penemuan suara dengungan ini diperkirakan akan mampu mengungkap bagaimana cara kerja rantai makanan di bawah laut.

POPULAR SCIENCE | MAYA NAWANGWULAN

(red/aini/J)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!