Ikuti Arahan Presiden Jokowi, Menpora Kaji Pencabutan PSSI

redaksi.co.id - Ikuti Arahan Presiden Jokowi, Menpora Kaji Pencabutan PSSI Setelah pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Menteri Pemuda dan Olahraga akan segera mengkaji...

21 0

redaksi.co.id – Ikuti Arahan Presiden Jokowi, Menpora Kaji Pencabutan PSSI

Setelah pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Menteri Pemuda dan Olahraga akan segera mengkaji rencana pencabutan pembekuan PSSI. Hal itu sesuai arahan Presiden.

Dalam pengkajian itu, Menpora tetap akan mengedepankan pada esensi reformasi atau pembenahan tata kelola sepak bola nasional. Dan, hasilnya secepatnya bakal dilaporkan kepada Presiden.

“Selama satu hingga dua hari, segera diumumkan nasib PSSI di tengah pembekuan. Saya akan sampaikan hasil kajian secara menyeluruh kemungkinan pencabutan pembekuan PSSI ini secepat mungkin kepada Presiden,” ujar Menpora, seperti dalam keterangan media, Rabu, 24 Februari 2016.

Di hadapan Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Istana Negara, Rabu, 24 Februari, Menteri Imam dan Ketua Komite Ad-hoc Reformasi PSSI Agum Gumelar, menyampaikan standing point masing-masing mengenai tujuan reformasi dan kelanjutan PSSI bagi kepentingan berbagai event internasional.

Setelah berdiskusi, Presiden Jokowi memberi arahan kepada Menpora untuk melakukan pengkajian kemungkinan pencabutan pembekuan PSSI dalam satu hingga dua hari ke depan.

Rencana itu, tentu saja dengan syarat tidak lagi ada pengaturan skor, ngemplang pajak, memperhatikan pembayaran pemain dan perangkat pertandingan, dan lain-lain yang selama ini menjadi alasan pembekuan PSSI.

Ini bukan soal kalah atau menang, melainkan demi kepentingan sepak bola yang lebih baik, khususnya jelang SEA Games 2017 dan Asian Games 2018, Menpora menegaskan.

Setelah adanya pembekuan PSSI, menurut Menpora, tata kelola sepak bola nasional menunjukkan arah perbaikan. Berbagai turnamen berhasil yang digelar, seperti Piala Presiden, menunjukkan adanya perbaikan di sisi transparansi, perhatian terhadap nasib pemain, pembayaran pajak, bebas dari pengaturan skor dan sebagainya.

Juru Bicara Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto menegaskan apabila pilihan pencabutan pembekuan tersebut diambil pemerintah tetap akan menyertakan sejumlah persyaratan.

Termasuk persyaratan KLB yang tadi juga sudah disepakati oleh Agum Gumelar. Agum minta 1 tahun, tetapi Menpora dalam rencana kajiannnya akan minta enam bulan (lebih cepat), jelas Gatot. RINA WIDIASTUTI

(red/aini/J)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!