Bocah 'Kaus Plastik' Dapat Hadiah dari Messi

redaksi.co.id - Bocah 'Kaus Plastik' Dapat Hadiah dari Messi Bintang sepak bola Argentina Lionel Messi mengirimkan bukan hanya satu, namun dua kaus timnas Argentina kepada seorang...

39 0

redaksi.co.id – Bocah 'Kaus Plastik' Dapat Hadiah dari Messi

Bintang sepak bola Argentina Lionel Messi mengirimkan bukan hanya satu, namun dua kaus timnas Argentina kepada seorang anak berusia lima tahun di Afghanistan, Murtaza Ahmadi.

Ia menjadi sensasi di internet pada bulan lalu, ketika difoto dengan mengenakan kantung plastik yang dibentuk menjadi baju dengan tulisan Messi.

Murtaza terbang bersama keluarganya dari wilayah timur provinsi Ghazni ke Kabul untuk menerima hadiah dari Messi yang diserahkan melalui UNICEF, di mana ia menjadi duta.

“Murtaza tidak dapat berhenti tersenyum. Ia terus mengulang, ‘Saya mencintai Messi,” kata juru bicara UNICEF Afghanistan Denise Shepherd-Johnson kepada AFP, Kamis (25/2).

Messi menandatangani kaus-kaus itu, menulis ‘dengan penuh cinta’ di kaus-kaus tersebut, dan menambahkan dengan bola sepak.

Membeli kaus Messi merupakan sesuatu yang berada di luar jangkauan keluarga Murtaza yang miskin, anggota etnis minoritas Hazara yang tinggal di Ghazni yang bergejolak, dekat Kabul.

Kakak kandungnya Homayoun (15) berimprovisasi dengan membuat kaus berwarna strip biru dan putih, warna kaus timnas Argentina, dari kantung plastik. Ia menulis nama Messi menggunakan spidol, dan mengunggah foto-foto Murtaza mengenakan ‘kaus’ itu di Facebook pada pertengahan Januari.

Gambar itu menyentuh hati banyak penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Federasi Sepak Bola Afghanistan mengatakan Messi telah menghubungi mereka untuk mengatur pertemuan dengan Murtaza sesegera mungkin, di mana kedutaan Spanyol di Kabul berkata kepada AFP bahwa mereka akan melakukan upaya semaksimal mungkin untuk memfasilitasinya.

Namun sumber yang dekat dengan Messi mengatakan pada awal bulan ini bahwa pihaknya belum dapat mengonfirmasi atau menepis spekulasi mengenai kemungkinan pertemuan itu.

Merencanakan pertemuan di Afghanistan, yang masih berada dalam cengkraman Taliban, menghadirkan risiko keamanan yang besar.

Sepak bola dan kriket merupakan dua olahraga terpopuler di negara yang dilanda perang itu.

(red/hmad/yaiku/AS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!