Kaum Reformis Menangi Pemilu Iran

redaksi.co.id - Kaum Reformis Menangi Pemilu Iran Republik Islam Iran pada hari ini, Minggu, (28/2/2016), menggelar Pemilihan Umum Parlemen.Hasilnya, cukup mengejutkan. Kaum reformis yang dipimpin Presiden...

17 0

redaksi.co.id – Kaum Reformis Menangi Pemilu Iran

Republik Islam Iran pada hari ini, Minggu, (28/2/2016), menggelar Pemilihan Umum Parlemen.

Hasilnya, cukup mengejutkan. Kaum reformis yang dipimpin Presiden Hassan Rouhani dan sekutunya mantan Presiden Akbar Hashemi Rafsanjani memenangkan pesta demokrasi ini.

Kemenangan kaum reformis ini dicapai dengan meyakinkan.

Hasil sementara menunjukkan dari 90 persen suara yang telah masuk lebih dari 30 kursi sudah mereka kuasai.

Kemenangan ini, disambut baik Presiden Hassan Rouhani.

Menurut ulama moderat tersebut kesuksesan menguasai parlemen memberikan kesempatan dan kredibilitas bagi pemerintahannya.

“Kompetisi sudah usai, ini waktu bagi babak baru bagi ekonomi, pembangunan yang didasari kemampuan domestik serta kesempatan internasional yang dimiliki Iran,” ucap Rouhani, seperti dikutip dari BBC, Minggu (28/2/2016).

“Warga Iran sekali lagi sudah menunjukkan kekuatan mereka dengan memberikan kredibilitas serta kekuatan terhadap pemerintah yang terpilih,” sambung dia.

Selain memilih orang di dewan perwakilan rakyat pemilu Iran juga menentukan 88 orang di dewan ahli parlemen Iran.

Ke-88 orang ini, mempunyai tugas mencari suksesor dari pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei. Pria 76 tahun itu saat ini kondisi kesehatannya terus memburuk.

Kondisi politik Iran beberapa tahun belakangan mulai menunjukkan perubahan.

Awalnya, jika Iran dikenal sebagai negara tertutup terutama pada negara Barat, sikap itu mulai bergeser.

Kaum reformis Iran lebih berani menyatakan siap membangun hubungan lebih baik dengan dunia luar.

Bukan hanya itu, mereka pun menjanjikan akan memberikan kebebasan bagi warga Iran di dalam negeri.

Meski saat ini sudah merebut kursimayoritas, dari 12 ribu kandidat yang mendaftar di pemilu Iran, hanya 200 orang saja yang merupakan wakil kaum moderat.

(red//ur/sikin/MNA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!