Dicap tak Sesuai Islam, Model Malaysia Menuai Kritik Netizen

177

redaksi.co.id – Dicap tak Sesuai Islam, Model Malaysia Menuai Kritik Netizen

REPUBLIKA.CO.ID,MALAYSIA — Seorang model Malaysia menuai kritikan netizen setelah dia terpilih sebagai salah satu dari 14 kontestan di musim terbaru Asia Next Top Model. Namun Noraini Noor atau dikenal nama panggung Tuti ini membalas kritik netizen yang mengatakan dia tidak pantas bersaing dalam acara modeling TV.

Berita dipicu komentar di media daring Malaysia yang mengatakan bahwa hal yang salah bagi wanita Muslim mengikuti ajang pemilihan model. Namun, Tuti mengatakan dia menghormati pendapat semua orang, tapi dia tak suka menempatkan label pada apa pun. “Apa yang benar-benar memisahkan kita bukan warna kulit atau agama. Ini kesempatan,” katanya dilansir dari BBC, Sabtu (5/3).

Malaysia dikenal sebagai negara Muslim moderat. Tetapi sentimen agama telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Tuti disebut sebagai peserta pertama di acara tersebut yang dari dari etnis Melayu.

Komentar kritis dilaporkan mulai muncul ke permukaan media sosial segera setelah panitia mengumumkan para kontestan pada bulan Februari. Beberapa bahkan meminta panitia untuk membatalkan Tuti sebagai kontestan di ajang itu.

Asia Next top modelmerupakan acara televisi populer di Amerika. Acara tersebut akan mulai tayang pada Rabu (9/3) mendatang. “Bagi saya, program ini bukan untuk kita umat Muslim. Kami memiliki aturan!” tulis seorang netizen di halaman Facebook acara tersebut.

Pengguna Facebook lainnya menuliskan komentarnya dengan nada lebih keras. “Ini bukan masalah kebanggaan bagi orang Melayu, yang terutama Muslim. Selanjutnya dalam acara ini orang disuruh memakai pakaian yang tidak tepat dan dapat disentuh oleh laki-laki,” kata pengguna Facebook lain.

Namun jamaknya ajang-ajang pemilihan lain, selalu ada pro kontra. Begitu pula Tuti yang tetap juga ada warga Malaysia lainnya yang membela. Mereka justru mendukung Tuti dengan mengatakan mereka senang dia mewakili negara Malaysia.

(red/andhi/urhartanto/SN)

loading...

Comments

comments!