Kaki Palsu ITB Dilengkapi Sendi Lutut, Bisa untuk Bersila

redaksi.co.id - Kaki Palsu ITB Dilengkapi Sendi Lutut, Bisa untuk Bersila , Bandung - Tim peneliti dari Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung...

81 0

redaksi.co.id – Kaki Palsu ITB Dilengkapi Sendi Lutut, Bisa untuk Bersila

, Bandung – Tim peneliti dari Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung berhasil membuat kaki palsu atas lutut endoskeletal. Berbobot kurang dari 1 kilogram, produk yang telah mengantongi hak paten sementara itu akan dijual Rp 2 juta per buah. Harganya separuh lebih murah dari barang impor.

Tim terdiri dari dosen Sandro Mihradi, Andi Isra Mahyuddin, dan Tata Cipta Dirgantara. Adapun alumni yang terlibat dalam riset kemudian mengembangkan purwarupa menjadi produk massal yakni Alvin Tanto dan Emilio Bachtiar. Mereka juga tergabung dalam Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan ITB. Akhir tahun ini ingin membuat seribu unit, kata Alvin kepada Tempo di sela acara pameran penelitian peringatan Dies Natalies ke-57 Institut Teknologi Bandung di Aula Timur ITB, Sabtu 5 Maret 2016.

Menurut Alvin, pengembangan dan dana produksi kaki palsu atas lutut endoskeletal itu juga dibantu hibah dana riset dan pengembangan dari Kementerian Riset dan Teknologi. Untuk jangka waktu 2016-2018, dari total dana Rp 800 juta, produksi kaki palsu itu disokong sekitar Rp 400 juta.

Pembuatan kaki palsu itu bertujuan membantu pasien mendapatkan kaki buatan berkualitas bagus dengan harga terjangkau. Kaki palsu atas lutut endoskeletal itu menggunakan model empat sumbu dengan perhitungan jarak sumbu yang lebih rinci. Dengan ukuran panjang batang sumbu berkisar 2-5 sentimeter, kata Alvin, pengguna tidak saja terbantu untuk melangkah dengan enak dan stabil, tapi juga bisa duduk bersila dan melipat kaki untuk posisi bersimpuh.

Sekarang kami ingin bagikan secara gratis ke lima klinik di Bandung, Jakarta, dan kota lain, ujarnya. Salah seorang dosen, Tata Cipta Dirgantara mengatakan, sendi lutut kaki palsu dengan empat sumbu itu untuk mendekati kemiripan seperti pada sendi lutut kaki manusia.

Model itu lebih baik daripada yang bersumbu tunggal, atau engsel berupa mur dan baut saja seperti yang umum di pasaran sekarang ini. “Bagian lututnya harus polisentrik atau banyak sumbu untuk menunjang fungsi sehari-hari,” katanya. Sendi lutut kaki palsu itu nantinya akan terhubung dengan soket berbahan fiberglass dengan lapisan busa untuk tempat paha pemakainya. Menurut Alvin, soket untuk paha itu dibuat terpisah di klinik dengan ukuran penggunanya. ANWAR SISWADI

(red/usland/argarito/RM)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!