Sebab Dwelling Time di Indonesia Terlama di ASEAN

redaksi.co.id - Sebab Dwelling Time di Indonesia Terlama di ASEAN Ketua Asosiasi Logistik Indonesia Zaldy Masita mengatakan dwelling time di Indonesia adalah yang terlama dibandingkan dengan...

42 0

redaksi.co.id – Sebab Dwelling Time di Indonesia Terlama di ASEAN

Ketua Asosiasi Logistik Indonesia Zaldy Masita mengatakan dwelling time di Indonesia adalah yang terlama dibandingkan dengan negara ASEAN lain seperti Singapura, Thailand, dan Malaysia. Sebab, infrastruktur yang masih terbatas dan sulitnya akses pelabuhan macet menyebabkan dwelling time semakin lama. “Belum lagi sistem yang belum terintegrasi sehingga proses masih harus face to face sehingga memungkinkan ada oknum yang bermain,” kata Zaldy.

Zaldy mengatakan waktu bongkar muat di Indonesia mencapai 4-5 hari. Singapura dan Malaysia kata dia, memiliki model pelabuhan sebagai pelabuhan transit yang memungkinkan satu hari bongkar muat langsung keluar dari pelabuhan. Thailand dan Vietnam, kata dia, butuh waktu 2-3 hari dan di Malaysia 1-2 hari. Pada tahap pre-clearence , Zaldy mengatakan, beberapa negara tersebut memiliki masalah importasi dokumen yang tidak serumit indonesia. “Kalau di Indonesia sebenarnya fokus di jalur hijau jalur prioritas tidak perlu ada dokumen impor,” kata dia.

Perusahaan di jalur prioritas, menurut Zaldy, sudah terdaftar di Bea Cukai yang memungkinkan barang impor di pelabuhan bisa segera dikeluarkan. Volume impor kedua jalur ini juga mencapai 70 persen dari impor volum. “Kalau masalahnya dokumen impor, tidak ada alasan juga karena jalur prioritas dan jalur hijau tidak perlu dokumen impor,” ujarnya.

Namun, permasalahan tidak hanya dokumen impor tetapi juga ada pada infrastruktur di Pelabuhan Tanjung Priok. Begitu juga dengan akses pelabuhan yang terkendala macet. “Ini yang agak lambat, membuat sejak konteiner keluar dari kapal, akses masuknya juga macet. Barang siap keluar tetapi truknya telat masuk Priok,” kata dia.

(red/iti/mi/anik/SUH)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!