Ilmuwan: Selangkah Lagi Misteri Segitiga Bermuda Terpecahkan

redaksi.co.id - Ilmuwan: Selangkah Lagi Misteri Segitiga Bermuda Terpecahkan , Jakarta - Ilmuwan asal Norwegia, mengklaim bahwa selangkah lagi mereka akan berhasil memecahkan misteri hilangnya...

49 0

redaksi.co.id – Ilmuwan: Selangkah Lagi Misteri Segitiga Bermuda Terpecahkan

, Jakarta – Ilmuwan asal Norwegia, mengklaim bahwa selangkah lagi mereka akan berhasil memecahkan misteri hilangnya ratusan pesawat terbang dan kapal laut di Segitiga Bermuda.

Hal tersebut diungkapkan setelah penemuan serangkaian kawah bawah laut di dasar Laut Barents, di lepas pantai Norwegia.

Meskipun tidak berada dekat dengan Segitiga Bermuda, yang membentang dari Florida ke Puerto Rico dan pulau Atlantik, para ilmuwan berharap kawah tersebut akan menjadi kunci untuk akhirnya menjelaskan fenomena membingungkan selama ratusan tahun.

Kawah, yang memiliki ukuran lebar 800 meter dan sedalam 45 meter, diyakini telah diciptakan oleh ledakan gelembung besar metana di sedimen dasar laut dari lepas pantai Norwegia yang kaya gas.

“Beberapa kawah raksasa ditemukan di dasar laut Barents dan mungkin disebabkan oleh ledakan besar gas,” kata peneliti dari Arctic Universitas Norwegia, seperti yang dilansir News.com.au pada 14 Maret 2016.

Para ilmuwan memiliki teori bahwa hal yang serupa mungkin terjadi di Segitiga Bermuda, dan sekarang melihat apakah gelembung-gelembung gas besar meledak mungkin cukup untuk menenggelamkan kapal.

Rincian lebih lanjut dari penemuan tersebut akan dirilis pada pertemuan tahunan Geosciences Uni Eropa bulan depan, di mana para ahli akan menganalisis apakah gelembung semacam ini bisa menempatkan kapal-kapal dalam bahaya.

Sebelumnya teori serupa telah dikatakan oleh para ahli, pada 2010. Professor Joseph Monaghan meneliti hipotesis itu ditemani oleh David May di Monash University, Melbourne, Australia.

Mereka mengatakan bahwa balon-balon raksasa gas metana keluar dari dasar lautan yang menyebabkan sebagian besar, untuk tidak mengatakan semua, kecelakaan misterius di lokasi itu.

Imuwan Rusia, pada 2014 juga melontarkan hal yang sama.Ilmuwan Rusia, Igor Yeltsov, mengatakan bahwa gas metan dalam jumlah masif yang terlepas di langit segitiga Bermuda dapat membuat lapisan udara sangat tidak stabil. Sehingga, bukan hal yang mustahil bila pesawat-pesawat banyak yang jatuh di area itu.

Segitiga Bermuda yang juga dikenal sebagai Segitga Setan, dilaporkan telah membuat banyak kapal dan pesawat menghilang secara misterius sejak lama. Perihal kehilangan dilaporkan terjadi sejak tahun 1851, diperkirakan bahwa sekitar 8.127 orang telah hilang di Segitiga Bermuda hingga kini.

Landasan laut ini memiliki banyak anomali magnetik yang dapat menyesatkan pembacaan kompas. Stok gas metana beku yang masif di dasar laut dangkal tersebut bisa meledak dengan kuat dan semburan gas metananya mampu menenggelamkan kapal besar.

Perairan ini juga rentan terhadap waterspouts, dimana putaran angin menyedot air dari laut menuju ke awan. Kecepatan angin beliung ini bisa mencapai lebih dari 190 km per jam dan umumnya terjadi selama musim panas, di mana mungkin ada 400-500 waterspouts setiap tahun.

Ada juga berbagai laporan penampakan UFO di Segitiga Bermuda. Seorang veteran Angkatan Laut Amerika Serikat mengklaim dia melihat lima UFO pada musim panas 1971.

IB TIMES | NEWS.COM.AU | DAILY STAR | YON DEMA

Artikel Menarik Lainnya:

Jadi Pembalap Formula 1, Rio Haryanto Tidak Digaji

BNN Ingin Tes Urine Berkala Kepala Daerah

Anak dan Mertua Menangis Dengar Vonis Hakim untuk Gatot

Para Aktor Pemeran Superman dan Batman

(red/ambertus/usi/urek/LLH)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!