Cerita Asmara 'Kenes' Siswandari, Maraton 40 Tahun

redaksi.co.id - Cerita Asmara 'Kenes' Siswandari, Maraton 40 Tahun , Jakarta -Apa yang menjadi cita-cita seorang Asmara Siswandari Kenes sebelum usianya menginjak angka 40 tahun?...

61 0

redaksi.co.id – Cerita Asmara 'Kenes' Siswandari, Maraton 40 Tahun

, Jakarta -Apa yang menjadi cita-cita seorang Asmara Siswandari Kenes sebelum usianya menginjak angka 40 tahun? ikut lari marathon jawabannya. Dan mimpinya itu sudah terwujud akhir Februari lalu di Tokyo. Setelah dalam tiga tahun terakhir kembali menekuni olah raga lari Kenes jadi terinspirasi untuk bisa menikmati bermarathon meski hanya sekali.

Sayangnya, cuaca Jakarta yang cukup panas kurang memungkinkan bagi Kenes untuk bisa berlari lebih dari 20 kilometer. “Kalau lari kayak di Indonesia udaranya panas dan biki gampang capek, panas banget. Jadi pengennya kalau ikut full marathon di luar negeri aja. Dan yang terdekat di Asia waktu itu di Tokyo,” ujar Kenes saat ditemui Tempo, Selasa 8 Maret 2016.

Tokyo Marathon 2016 pun dijajal Kenes 28 Februari lalu. Kenes rela membayar lebih mahal untuk ikut marathon satu ini karena tak dapat undian. Dia pun rutin menyiapkan diri untuk latihan setiap akhir pekan dari subuh di area Senayan dan Car Free Day. Oleh pelatihnya, Rustaman, mantan atlet pelari nasional, Kenes harus bisa mencapai target lari maksimal 30 kilometer sebelum mengikuti marathon tersebut.

Kenes hanya berharap selama marathon ia tidak diciduk bus yang siap menjemput pelari dengan catatan waktunya lambat. Sampai di kilometer 5 istri Winky Wiryawan itu pun kebelet. Tapi begitu melihat antrean di toilet mengular Kenes urung dan menahan diri demikian halnya dengan keempat kawan perempuannya. Tapi Kenes tak bisa menahan lagi begitu sudah mencapai 20 kilometer. Untung tak jauh dari tempat Kenes berada, ada sebuah Family Mart, antrean hanya dua orang. “Hebohnya itu harus nahan pipis ya ampun, kalau ikut antre bisa buang waktu 15 menitan, untungnya bisa nemu Family Mart jadi paling cuma habis 5-7 menit saja,” ucap Kenes seraya tertawa.

Hal seru lainnya yaitu banyaknya warga sekitar Tokyo yang ikut hadir menonton marathon sembari menyiapkan banyak makanan di sepanjang jalan. Berlari jauh dan sudah masuk jam makan siang, membuat Kenes tak bisa menahan diri untuk melipir sejenak menikmati beberapa sajian gratis tersebut. “Aku sempet makan roti, cookies, onigiri, miso sup, enak banget. Pokoknya lari fun,” tuturnya.

Meski terpotong ke toilet, melipir cicip-cicip makanan, dan tentu foto-foto, beruntung Kenes bisa mencatat waktu lari 5 jam 22 menit 13 detik. Meski dinilai pelatihnya kurang baik, tapi Kenes masih bersyukur ia tak diciduk saat berlari menuju finish. “Alhamdulillah banget, sampe finish rasanya campur aduk!”

Apakah satu marathon ini cukup buat Kenes? “Nagih, pengen lagi!”

AISHA SHAIDRA

(red/udianto/R)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!