Wapres JK: Usaha Mikro Modal Rp 10 Juta Ciptakan 1 Lapangan Kerja

162

redaksi.co.id – Wapres JK: Usaha Mikro Modal Rp 10 Juta Ciptakan 1 Lapangan Kerja

Wakil Presiden Jusuf Kalla(JK) menyatakan, pemerintah akan terus mendorong penyerapan kredit mikro ke masyarakat. Lantaran hal tersebut akan mendorong pertumbuhan serta pemerataan ekonomi.

Karena itu, dia menegaskan pemerintah bertekad mendorong bunga murah pada sektor tersebut. JK mengatakan sektor mikroakan membuka lapangan pekerjaan dengan modal sedikit. Hal tersebut berbeda dengan industri dengan modal yang besar untuk membuka lapangan pekerjaan.

Dia menyebutkan, untuk membuka satu pekerjaan setidaknya harus berinvestasi sebanyak Rp 100 juta. Jika membuka 1.000 pekerja paling tidak membutuhkan investasi Rp 10 miliar.

“Tapi untuk usaha mikro kecil dengan Rp 10 juta menimbulkan 1 lapangan kerja, dengan Rp 20 juta bisa tumbuh 2 lapangan kerja tentu outputnya tidak sebesar industri, tetapi negara membutuhkan pertumbuhan dan lapangan kerja,” kata dia, Jakarta, Selasa (15/3/2016).

Dia mengatakan, sektor mikro juga terbukti lebih tahan terhadap krisis. Dia bilang, pada krisis 1998 sektor ini pula yang justru tidak gulung tikar.

“Pengalaman kita dalam krisis 1998 maka terjadi penurunan yang bertahan kembali usaha kecil menengah yang menghidupi orang banyak dengan mudah,” tambah dia.

Karena itu pihaknya menyayangkan ada kredit tinggi bagi usaha mikro. Lantaran mereka adalah salah satu ujung tombak perekonomian.

“Sekiranya dikasih kredit lebih rendah bisa beli kios, karena di kasih kredit tinggi 23 persen lalu maka tidak punya kios hanya menyewa tidak bisa membeli sepeda motor, karena hanya hidup untuk bank,” tambahnya.

Dia pun menyambut baik langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang meluncurkan Pusat Pengembangan Keuangan Mikro dan Inklusi Keuangan (OJK Proksi). Harapannya, itu membantu untuk mendorong sektor mikro.

“OJK Proksi pusat pengembangan ekonomi mikro dan inklusif maka fungsinya bagaimana sistem ini membantu yang menengah kecil dan mendorong maju dan membantu yang di bawah, baru mulai, di bawah kredit mikro. Kenapa penting, negara memiliki fungsi memajukan pertumbuhan dan lapangan kerja,” tutur dia.

(red/andhi/urhartanto/SN)

loading...

Comments

comments!