Conte Tiga Kali Operasi Demi Wujudkan Rambut Impian

redaksi.co.id - Conte Tiga Kali Operasi Demi Wujudkan Rambut Impian Pelatih Timnas Italia sekaligus kandidat kuat baru pelatih Chelsea, AntonioContepria yang detail termasuk dalam urusan tatanan...

55 0

redaksi.co.id – Conte Tiga Kali Operasi Demi Wujudkan Rambut Impian

Pelatih Timnas Italia sekaligus kandidat kuat baru pelatih Chelsea, AntonioContepria yang detail termasuk dalam urusan tatanan rambut.Contetelah tiga kali menjalani cangkok rambut agar penampilannya terlihat sempurna.

Dari penelusuran media Inggris, The Sun, mantan gelandang Timnas Italia di era 1990-an ini telah melakukan prosedur untuk menumbuhkan rambut sejak gantung sepatu.

Demi mewujudkan rambut impiannya, Conte menggunakan jasa klinik penumbuh rambut Hasson and Wong di Vancouver, Kanada.

Menurut situs www.haifear.com, transplantasi rambut yang dilakukan Conte terlihat alami dan sangat cocok dengan penampilannya yang cenderung klinis di lapangan. “Sangat sulit dipercaya, dia melakukan transplantasi rambut,” tulis situs tersebut. Pelatih yang juga legenda Juventus ini kerap menggunakan setelan jas lengkap dengan dasi ketika mendampingi timnya.

Setelah pensiun dari lapangan hijau, pelatih 46 tahun ini mengunduli kepala sebelum melakukan operasi penanaman rambut.

Ketika masih aktif bermain, Contebergonta-ganti model rambut, mulai berambut panjang hingga plontos. Saat menangani Juventus, dia memilih potongan rambut ‘bob’.

Mantan pelatih AC Siena ini bukan satu-satunya pesohor sepak bola dunia yang melakukan cangkok rambut.Cara ini pernah ditempuh ini striker Manchester United (MU); Wayne Rooney. Dia melakukan treatment untuk menumbuhkan rambut pada 2013 lalu hingga menghabiskan biaya 15 ribu poundsterling.

Selain Contedan Rooney, mantan pemain Liverpool, DietmarHamann juga mengambil langkah serupa, yaitu dengan melakukan transplantasi rambut agar terlihat modis di layar kaca ketika menjadi komentator sepak bola.

Berikut video potongan rambut Contedari masa ke masa

(red/urista/urnamasari/NP)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!