14 Hal yang Perlu Diketahui tentang Johan Cruyff

redaksi.co.id - 14 Hal yang Perlu Diketahui tentang Johan Cruyff LONDON -- Legenda sepak bola Belanda, Johan Cruyff, meninggal dunia dalam usia 68 tahun akibat penyakit...

7 0

redaksi.co.id – 14 Hal yang Perlu Diketahui tentang Johan Cruyff

LONDON — Legenda sepak bola Belanda, Johan Cruyff, meninggal dunia dalam usia 68 tahun akibat penyakit kanker.

Dilansir dari Independent, Cruyff terkenal dengan nomor punggung 14 karena nomor itu menjadi jersey yang telah membesarkan namanya. Mantan striker Ajax dan Barcelona ini pernah sukses membawa Belanda hingga babak final Piala Dunia pada 1974 melalui aksi permainan total football yang melegenda sampai kini.

Cruyff juga dianggap sebagai manajer luar biasa. Ini terbukti dengan empat gelar dari kompetisi domestik di Spanyol dan Piala Eropa ketika mengasuh Barca pada awal dekade 1990an. Setelah itu, ia juga sukses mengangkat dua kali trofi Liga Belanda bersama Ajax. Ajax ini merupakan klub yang telah membentuknya melalui akademi sejak usianya baru 10 tahun.

Sebuah pernyataan singkat di situs resminya menyatakan, “Pada 24 Maret 2016, Johan Cruyff (68) meninggal dengan tenang di Barcelona, dikelilingi oleh keluarganya setelah perjuangan keras melawan kanker.”

Berikut 14 hal yang perlu anda ketahui tentang Johan Cruyff.

1. Johan Cruyff bergabung dengan akademi Ajax pada usia 10 tahun. Awalnya, ia lebih suka bermain bisbol. Ketika pelatih mendesaknya untuk memilih sepak bola, lima tahun kemudian ia fokus pada karir di Ajax.

2. Debutnya ditandai dengan mencetak gol untuk klub Amsterdam, saat kalah 1-3 dari klub GVAV. Sebelum menjadi pemain handal, ia bermain untuk klub sepak bola di Belanda.

3. Cruyff muda adalah remaja pembangkang. Contohnya, ia bertahan dengan nomor punggung 14 meskipun pemerintah Belanda menuntutnya mengenakan nomor 11.

4. Saat pertandingan liga pada November 1970, ia mencetak enam gol untuk Ajax saat melawan AZ Alkamaar dengan skor akhir 8-1. Kemudian kariernya terus melejit dalam dunia sepak bola Belanda.

5. Pada musim panas 1973, setelah menjadi salah satu pemain paling bersinar, Cruyff bergabung dengan pasukan Spanyol di klub Barcelona dengan bayaran 6 juta gulden, biaya yang tidak sedikit saat itu.

6. Kostumnya dengan nomor 14 memunculkan kontroversi menjelang Piala Dunia 1974. Cruyff menolak mengikuti aturan yang akan mengurutkan nomor berdasarkan abjad, sebab ia tidak akan mendapat nomor punggung 14.

7. Cruyff segera membawa anaknya yang baru lahir di Catalan, Jordi ke Nou Camp sebelum memperkuat Barcelona dalam La Liga pertama klub itu sejak 1960.

8. Setelah kekalahan 0-5 dari Real madrid, wartawan The New York Times memberitakan Cruyff lebih menarik masyarakat Catalan dari pada berita politik di daerah tersebut.

9. Sebelum bergabung dengan Los Angeles Aztec diusia 32 tahun, Cruyff sempat memainkan dua pertandingan bersama Paris Saint-Germain pada tahun 1975. Alasannya, karena ia penggemar dari Daniel Hechter yang juga presiden dari klub Paris Saint-Germain.

10. Cruyff pernah hampir menandatangani kontrak dengan klub Inggris, Leicester City pada 1981. Namun, ia dikabarkan lebih tertarik bergabung dengan manajer Jock Wallace di Filbert Street. Ternyata, setelah tiga minggu pembicaraan, ia justru menandatangani kontral dengan Levante.

11. Legenda pemain Belanda itu sempat marah dengan klubnya, Ajax, karena tidak memperpanjang kontrak para pemain pada 1983. Akhirnya, ia bergabung dengan musuh bebuyutan klumnya dulu, yakni Feyenoord. Kemudian, klub itu pernah menjuarai Eredivisie untuk pertama kalinya dalam satu dekade.

12. Tim Belanda tidak pernah kalah saat ada Cruyff di mana ia mencetak 33 gol dalam 48 pertandingan saat berseragam Orange.

13. Cruyff pernah berujar kepada wartawan Antoni Bassas dari Catalunya Radio pada 1978 ihwal dirinya pensiun dari sepak bola bukan karena kemampuannya berkurang. Tetapi karena ia dan keluarganya telah mengalami upaya penculikan di Barcelona setahun sebelum turnamen 1974.

14. Saat ini semua orang mengakui, Cruyff ‘Cruijff’ merupakan legenda Ajax, Barcelona dan Belanda.

(red/uhammad/irmansyah/MF)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!