Gubernur Soekarwo Sebut Garam Impor Hanya Untuk Industri

redaksi.co.id - Gubernur Soekarwo Sebut Garam Impor Hanya Untuk Industri Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan bahwa garam yang diimpor di Jawa Timur adalah garam yang digunakan...

21 0

redaksi.co.id – Gubernur Soekarwo Sebut Garam Impor Hanya Untuk Industri

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan bahwa garam yang diimpor di Jawa Timur adalah garam yang digunakan untuk industri, bukan untuk konsumsi. “(Ini) khusus (untuk) garam industri, kalau garam konsumsi Jatim berlebih,” kata Soekarwo via akun Twitter-nya, Ahad, 27 Maret 2016. Hal yang sama juga dikatakan oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Jawa Timur Hadi Prasetyo. Dia mengatakan bahwa kebijakan impor bukan berada di Provinsi Jawa Timur, melainkan di Kementerian Perdagangan dan Perindustrian.

“Izin impor ada di tangan kementerian,” kata Hadi. Selain itu, yang melakukan impor adalah pihak importir bukan Provinsi Jawa Timur. “Impor itu hanya untuk garam industri,” ujarnya Gubernur Soekarwo sendiri, kata Hadi, telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 78 Tahun 2011 tentang Pengendalian Garam Impor dan Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat yang disebutkan bahwa satu bulan setelah dan sebelum panen raya dilarang mengimpor untuk garam yodisi (garam industri). “Aturannya seperti itu,” katanya.

Hadi sendiri belum tahu berapa jumlah kuota garam yang boleh diimpor oleh importir garam. Dia hanya mengatakan bahwa pengaturan garam impor perlu diawasi dengan sangat ketat.

Pengawasan ini, menurut Hadi, sangat penting karena garam industri bisa digunakan sebagai garam konsumsi, sedangkan garam konsumsi tidak bisa digunakan sebagai garam industri. “Garam industri kalau pakai garam impor ya harus diawasi ketat karena kalau diselewengkan bisa merusak harga garam konsumsi,” katanya.

(red/ijayanto/W)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!