Mau Lebih Hemat? Coba Kurangi Belanja Ini

redaksi.co.id - Mau Lebih Hemat? Coba Kurangi Belanja Ini Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Makna dari peribahasa tersebut sudah diajarkan sejak kita duduk di bangku...

10 0

redaksi.co.id – Mau Lebih Hemat? Coba Kurangi Belanja Ini

Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Makna dari peribahasa tersebut sudah diajarkan sejak kita duduk di bangku sekolah. Maksudnya adalah agar kita rajin menabung dan uang yang dikumpulkan meski sedikit tapi rutin dapat menjadi banyak.

Namun sayangnya, kita seringkali tergoda diskon, membeli barang-barang yang tidak penting, sampai rutin mengeluarkan uang untuk membeli sesuatu yang sebenarnya bisa kita kurangi.

Setelah Anda tua, Anda pun baru sadar kalau seandainya bisa lebih menahan diri sewaktu muda, Anda bisa pensiun dengan lebih sejahtera.

Tanpa Anda sadari, hal-hal berikut ini membuang-buang uangmu. Kalau Anda ingin makin kaya di masa depan, setop pengeluaran berikut ini

1. Membeli minuman berkafein

Berdasarkan data dari FDA Amerika, rata-rata konsumsi kafein orang Amerika pada rentang tahun 2003-2008 mencapai 300mg per hari. Tidak hanya dalam kopi, kafein juga terdapat dalam minuman berenergi, soda, dan teh.

Hampir setiap orang mengeluarkan ekstra uang untuk mengonsumsi kafein. Mulai dari mahasiswa yang hang out di kafe saat istirahat, pekerja kantoran yang menenggak kopi di tengah kesibukan, sampai anak-anak yang minum soda setelah bermain.

Rata-rata pekerja di Amerika menghabiskan hampir US$ 1.100 per tahun untuk kopi. Jika mereka mulai menggunakan uang tersebut untuk dana pensiun sejak usia 25 tahun, uang tersebut akan tumbuh menjadi lebih dari US$ 200.000 pada usia 65 tahun.

Sama halnya jika Anda mengeluarkan Rp 60.000 untuk sekali ngopi di Starbucks dengan total lima kali pembelian (hari kerja) selama seminggu, maka Anda mengeluarkan Rp 1,2 juta sebulan atau Rp 14,4 juta setahun.

Kalau saja uang sebanyak itu didepositokan dalam jangka waktu 24 bulan, maka Anda akan mendapatkan Rp 15.897.600 (bunga tahunan Rp 748.800 dengan bunga tahunan efektif 6,5 persen. Lumayan bukan?

2. Membeli Air Mineral

Memang Indonesia belum seperti negara maju Amerika Serikat, Singapura, atau Jepang yang airnya bisa diminum langsung dari keran.

Namun penghematan bisa tetap Anda lakukan dengan membawa botol dari rumah lalu diisi di kantor. Sekarang ini juga sudah banyak fasilitas umum yang menyediakan keran air langsung minum.

Memang harganya hanya Rp 2.500-Rp5.000 per botol. Namun dengan tidak membelinya, selain berhemat Anda juga menyelamatkan bumi karena mengurangi pencemaran botol plastik. Yuk, mulai sekarang bawa botol minum sendiri.

(Baca juga: Tak Cuma Hemat, Minum Air Putih 30 Hari Berturut-turut Bisa Datangkan 7 Khasiat Ini)

3. Membeli gadget terbaru

Tanpa Anda sadari, Anda mengeluarkan banyak uang untuk membeli gadget keluaran terbaru. Selalu tergoda membeli produk terbaru padahal yang lama masih bisa dipakai adalah pengeluaran yang tidak perlu.

Kecuali jika pekerjaanmu mengharuskan Anda memakai gadget paling canggih. Untuk apa RAM lebih besar, layar lebih lebar, kamera lebih bagus? Apakah semua fitur-fitur canggih tersebut membuat hidupmu lebih berkualitas, lebih baik, atau lebih bahagia? Pada kenyataannya hidupmu akan tetap berjalan baik-baik saja tanpa semua itu.

4. Membeli camilan

Apakah Anda bertanya-tanya mengapa berat badanmu susah turun padahal sudah diet? Coba intip kulkas dan laci meja kerja. Kalau isinya kebanyakan camilan yang mengandung gula dan garam tinggi, tak heran dietmu selalu gagal.

(Baca juga: Makanan Hemat yang Bisa Bikin Anda Langsing dan Cepat Kurus)

Kebanyakan makanan dalam kemasan mengandung kadar gula tinggi, pemanis buatan, dan pengawet. Menyetoknya di lemari persediaan selain berbahaya bagi kesehatan jangka panjang, juga membuatmu boros.

Jika sebungkus snack kentang seharga Rp 10.000, dengan uang yang sama Anda bisa membeli dua ikat bayam, sebonggol jagung, dan tiga butir kentang. Lebih mengenyangkan, hemat, dan pastinya lebih sehat. (Ndw/Ahm)

(red//ur/sikin/MNA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!