Cerita di Balik Kesuksesan FBI Membobol Benteng iPhone

redaksi.co.id - Cerita di Balik Kesuksesan FBI Membobol Benteng iPhone , Jakarta - Biro Investigasi Federal Amerika Serikat atau FBI akhirnya berhasil membongkar sistem pertahanan...

41 0

redaksi.co.id – Cerita di Balik Kesuksesan FBI Membobol Benteng iPhone

, Jakarta – Biro Investigasi Federal Amerika Serikat atau FBI akhirnya berhasil membongkar sistem pertahanan iPhone, Senin malam lalu. Upaya panjang FBI membongkar iPhone adalah bagian dari investigasi insiden penembakan di San Bernardino, Amerika Serikat, tahun lalu yang menewaskan 14 orang.

BACA: Enskripsi iPhone Akhirnya Berhasil Ditembus Pihak Kejaksaan

IPhone yang berhasil dibongkar FBI milik teroris bernama Syed Farook. Kurang lebih sebulan dihabiskan FBI mencari cara membongkar iPhone 5C milik Syed. Upaya hukum sempat diambil FBI agar Apple mau membantu mereka. Namun, Apple menolak meski akhirnya FBI tak membutuhkan bantuan mereka sama sekali.

Berikut sejumlah hal di balik upaya panjang FBI membongkar iPhone Syed Farook:

1. Siapa yang membantu FBI?

Hingga kini, FBI menolak memberi tahu siapa yang membantu mereka membongkar sistem pertahanan iPhone. Satu hal yang diketahui, bantuan untuk FBI datang pekan lalu dan menawarkan diri secara langsung. Kabar yang beredar, mereka berasal dari perusahaan teknologi bernama Cellebrite yang berbasis di Israel.

2. Seperti apa sistem pertahanan iPhone?

Ketika sebuah iPhone terkunci, pengguna hanya memiliki kesempatan 10 kali untuk membuka kunci tersebut. Jika gagal, sistem operasi iPhone atau iOS langsung menghapus semua data di dalam iPhone. Hal ini yang membuat FBI enggan membongkar paksa sistem keamanan iPhone. Mereka takut kehilangan data soal aktivitas Syed Farook.

3. Bagaimana FBI membongkar sistem keamanan itu?

FBI lagi-lagi enggan berbicara. Asisstant Director FBI David Bowdich hanya mengatakan bahwa sejumlah uji coba dilakukan untuk memastikan data Syed tidak hilang ketika iPhone berhasil dibongkar.

4.Kenapa Apple menolak membantu FBI?

Apple berkeyakinan bahwa memberi akses kepada FBI untuk membongkar kunci rahasia iPhone akan berujung pada pelanggaran privasi pelanggan mereka di masa depan. Pihak Apple malah mengatakan bahwa perusahaan tersebut akan terus meningkatkan keamanan gawai pabrikan mereka.

5. Apa implikasi keberhasilan ini?

FBI menarik upaya hukum yang diajukan ke pengadilan federal agar Apple membantu mereka. Pengamat hukum University of Buffalo, Mark Bartholomew, berpendapat Kongres Amerika harus mengambil tindakan atas pencapaian ini dan mempertimbangkan kebijakan perihal sejauh mana privasi warga bisa dilanggar untuk kepentingan keamanan.

6. Bagaimana respons masyarakat AS?

Pendapat masyarakat di Negara Abang Sam terbelah menjadi dua dengan persentase nyaris sama. Menurut jajak pendapat yang digelar kantor berita, CBS, sekitar 50 persen penduduk Amerika setuju Apple membuat pintu belakang untuk membongkar iPhone sementara 45 persen tidak setuju.

ISTMAN MP | ABC | CBS

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!