Perjuangan Dokter Tanpa Kaki, Tetap Melayani Warga Desa Selama 15 Tahun

redaksi.co.id - Perjuangan Dokter Tanpa Kaki, Tetap Melayani Warga Desa Selama 15 Tahun Inilah Li Juhong, seorang dokter yang kehilangan kakinya, namun terus melayani selama 15...

21 0

redaksi.co.id – Perjuangan Dokter Tanpa Kaki, Tetap Melayani Warga Desa Selama 15 Tahun

Inilah Li Juhong, seorang dokter yang kehilangan kakinya, namun terus melayani selama 15 tahun.

Saat masih berusia empat tahun, Juhong harus merelakan kakinya untuk diamputasi akibat kecelakaan kendaraan.

Namun, sosoknya yang hingga kini tanpa kaki itu menjadi inspirasi atas kegigihannya terus melayani warga desa sebagai dokter keliling.

Tanpa kaki untuk melangkah tak menghalanginya untuk mengunjungi tiap rumah pasiennya di daerah pedesaan Wadian, yang cukup terpencil.

Juhong dibantu dua bangku kayu untuk menopang tubuhnya agar bisa berpindah, yang sudah digunakannya sejak diamputasi pada 1983.

Kehilangan kaki justru jadi inspirasi Juhong untuk berprofesi sebagai dokter, karena ia ingin mendedikasikan hidupnya untuk menolong sesama.

Setelah menempuh pendidikan diploma, ia lalu bekerja di sebuah klinik di desa Wadian pada 2001 hingga sekarang sebagai seorang dokter keliling.

Selama 15 tahun kariernya, Juhong sudah 30 kali mengganti bangku kayu yang menopangnya.

Untuk menghemat biaya ganti bangku kayu, Juhong sesekali berkelana menggunakan kursi roda atau digendong suaminya.

Perjuangan Juhong tak sia-sia, sebab menurut data statistik, sekitar enam ribu keluhan kesehatan telah ditangani Juhong di desa itu.

“Saya selalu mengatakan pada diri saya, ‘Tuhan menolong mereka yang berusaha di tengah kesulitannya’,” kata Juhong dikutip Shanghaiist.

“Itulah yang menginspirasi saya untuk pantang menyerah,” tuturnya lagi.

Juhong pun kini menginspirasi putranya yang masih berusia 12 tahun, yang bercita-cita menjadi dokter juga ketika ia dewasa nanti.

(red/iti/mi/anik/SUH)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!