5 Alasan Inggris Bisa Juara Piala Eropa 2016

redaksi.co.id - 5 Alasan Inggris Bisa Juara Piala Eropa 2016 Inggris hingga saat ini belum pernah sekalipun menjadi juara di ajang Piala Eropa. Bahkan, melangkah ke...

14 0

redaksi.co.id – 5 Alasan Inggris Bisa Juara Piala Eropa 2016

Inggris hingga saat ini belum pernah sekalipun menjadi juara di ajang Piala Eropa. Bahkan, melangkah ke partai puncak alias final pun, pasukan The Three Lions belum pernah.

Prestasi terbaik yang pernah diraih Inggris di ajang paling elite sepak bola se-Eropa ini adalah semifinal. Itu mereka dapatkan pada Piala Eropa 1968 dan 1996 saat berlaku sebagai tuan rumah.

Namun, banyak yang memprediksi Inggris punya peluang besar jadi yang terbaik pada Piala Eropa 2016 di Prancis. Komposisi pemain-pemain bagus yang kini mereka miliki jadi alasannya.

Kemenangan 3-2 atas Jerman di laga uji coba tengah pekan lalu semakin memperkuatkan prediksi para pakar. Di laga itu, Inggris memperlihatkan permainan yang luar biasa. Mereka bahkan mampu bangkit dan menang meski sempat tertinggal 0-2.

Berikut ini lima alasan Inggris bisa jadi juara di Piala Eropa 2016 seperti dirilis The Sun:

1. Pasukan Muda Berenergi

Tim Inggris yang saat ini dilatih Roy Hodgson berintikan pemain-pemain muda. Mereka bermain dengan penuh energi, passion, dan yang terpenting, tanpa rasa takut.

Biasanya, Inggris bermain hanya untuk tidak kalah. Namun, lawan Jerman, mereka membuktikan mampu berbuat lebih.

Para pemain Inggris tidak takut berduel sengit dengan lawan. Mereka menunjukkan semangat yang luar biasa untuk menjadi yang terbaik di lapangan.

Instruksi dari Hodgson pun mereka jalankan dengan baik. Alhasil, ada kesesuaian yang jelas, instruksi pelatih dan semangat luar biasa pemain di lapangan.

2. Faktor Harry Kane

Harry Kane tak pelak, harus diakui sebagai salah satu indikasi kebangkitan Inggris. Di Liga Primer, dia menjadi pemain Inggris pertama yang musim ini mencetak lebih dari 20 gol.

Ya, dengan 21 gol yang dia cetak bersama Tottenham Hotspur, Kane memang pantas diandalkan Inggris. Dan, ketajamannya dia buktikan saat mencetak gol dalam kemenangan 3-2 Inggris atas Jerman.

Di usianya yang masih sangat muda, 22 tahun, terlihat betul sosok Kane sebagai penyerang yang haus gol. Tak hanya itu, dia juga dilengkapi dengan teknik yang mumpuni.

Kane jelas akan sangat berguna bagi Inggris di Piala Eropa 2016. Apalagi, sang pemain sendiri dipastikan memiliki motivasi tinggi, mempertontonkan kapasitas dia sesungguhnya.

3. Semangat Pantang Menyerah

Dari dulu, Inggris memang jarang dikenal sebagai tim yang memiliki teknik tinggi. Mereka lebih dikenal sebagai tim yang memiliki semangat juang tinggi di lapangan.

Setiap pemain selalu berusaha tampil habis-habisan di lapangan. Mereka tak akan menyerah, sebelum peluit panjang tanda laga berakhir ditiup wasit.

Semangat pantang menyerah itu kembali mereka pertontonkan saat lawan Jerman. Meski telah tertinggal 0-2, Kane dan kawan-kawan tak menyerah sehingga mampu membalikkan keadaan, menang 3-2 di akhir laga.

4. Grup yang Ringan

Di Prancis nanti, bisa dibilang, Inggris berada di grup yang ringan. Mereka berada di Grup B, bersama Rusia, Wales, dan Slowakia.

Kondisi ini tentu saja menguntungkan Inggris. Sebab, dengan begitu, mereka bisa dengan kepercayaan diri tinggi menghadapi laga demi laga, karena lawan yang bisa dibilang selevel, atau satu satu level di bawah mereka.

Kemenangan demi kemenangan tentu menjadi target mereka, untuk terus memupuk kepercayaan diri. Namun, kepercayaan diri berlebihan tentu juga tidak tepat karena bisa menjadi bumerang.

5. Skuat Terbaik

Bisa dibilang, ke Piala Eropa 2016 nanti, Roy Hodgson bisa membawa seluruh pemain terbaik yang kini dimiliki Inggris. Ini tentu menjadi keuntungan tersendiri, karena Hodgson bisa lebih leluasa meracik komposisi terbaik pasukannya.

Bintang-bintang baru muda seperti Harry Kane, Nathaniel Clyne, Eric Dier, Danny Welbeck, Danny Rose, plus Jamie Vardy jelas sangat menjanjikan. Sementara bintang veteran seperti Wayne Rooney, Raheem Sterling, serta Jack Wilshere yang cedera, diharapkan pulih tepat waktunya.

Tentu akan menarik menyaksikan kolaborasi bintang-bintang muda Inggris dengan pemain-pemain veteran seperti Rooney dan kawan-kawan. Jika Hodgson bisa menemukan formula yang pas, Inggris akan siap meledak.

Hanya memang, Hodgson tetap harus mampu menjaga mental pasukannya. Jangan sampai, begitu buruk hasil di laga pertama, mereka mendadak drop moralnya.

(red/andhi/urhartanto/SN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!