Mau Investasi, Pahami Dulu Tips Bisnis Properti Sebelum Mulai

redaksi.co.id - Mau Investasi, Pahami Dulu Tips Bisnis Properti Sebelum Mulai Peluang di bisnis properti memang masih terbuka lebar. Sudah bukan rahasia lagi, bisnis properti menawarkan...

42 0

redaksi.co.id – Mau Investasi, Pahami Dulu Tips Bisnis Properti Sebelum Mulai

Peluang di bisnis properti memang masih terbuka lebar. Sudah bukan rahasia lagi, bisnis properti menawarkan keuntungan yang menarik.

Lihat saja iklan-iklan properti di televisi atau baliho, selalu saja sold out. Kalau gak sold out ya harga naik bulan depannya.

Tapi meski keuntungan yang ditawarkan besar, bukan berarti investasi properti itu bebas risiko. Kalau gak jeli, justru bisa mendatangkan kerugian.

Ada baiknya pelajari dulutips bisnisproperti. Daripada modal yang digelontorkan hanya percuma.

1. Persiapan

Persiapan ini tentu saja menyangkut modal. Bisnis properti adalah bisnis jangka panjang. Jadi sebisa mungkin modal yang dipakai gak akan mengganggu cash flow sehari-hari dan kebutuhan lain.

Investasi properti memang membutuhkan waktu yang gak sebentar

Kenapa jangka panjang, karena bisnis properti itu gak tergolong likuid alias mudah diperjualbelikan. Berbeda dengan model investasi lain seperti saham atau emas.

Harga properti atau tanah memang bakal melonjak naik, tapi itu juga butuh waktu. Gak cuma dalam hitungan hari saja.

2. Survei

Setelah mantap, lakukan survei kecil-kecilan. Bisa lewat pameran atau online. Harus rajin-rajin juga baca berita, kira-kira daerah mana yang sedang digenjot pembangunan infrastrukturnya.

Yang jelas harga bangunan atau tanah di kawasan strategis gak murah. Kalau modal gak cukup untuk berinvestasi di kawasan strategis, gak masalah untuk memilih kawasan yang agak pinggiran. Percaya deh, dalam 5 tahun itu kawasan pasti bakal berbeda keadaannya dibandingkan sekarang.

3. Pilih bangunan atau Tanah

Mau menginvestasikan modal di bangunan atau tanah? Keduanya memang memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing.

Mau pilih mana hayo, rumah atau tanah

Kalau berinvestasi di bangunan, kamu bisa mendapatkannya dengan cara kredit pemilikan rumah (KPR). Sementara tanah, kamu harus siap menyediakan tunai keras, kalaupun pemilik tanah menyediakan opsi mencicil, biasanya cuma dalam hitungan bulan, bukan tahun.

Keunggulan investasi tanah, kamu gak perlu menyediakan biaya perawatan. Paling cuma biaya perawatan agar tanah gak kumuh.

4. Jangan terbawa tren

Jangan mentang-mentang bisnis properti booming, lantas ikutan juga terjun. Suatu saat, pasar pasti jenuh dan permintaan akan turun. Otomatis harga properti juga jatuh. Mulailah saat kamu memang sudah siap secara finansial maupun mental, bukan lantaran tren.

Saat mau menjual properti pun jangan terbawa tren. Perhitungkan masak-masak sebelum menjual properti.

5. Biaya-biaya lain

Investasi properti membutuhkan biaya yang gak sedikit. Biaya-biaya itu bisa timbul lantaran untuk mengurus notaris, surat-surat, administrasi dan asuransi. Biaya-biaya ini nantinya harus kamu perhitungkan di luar modal pembelian rumah atau tanah.

(red/ngga/eksa/AR)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!