Soal Bangunan PT MLI yang Tak Miliki IMB, Camat Mustika Jaya akan Berikan Teguran

 BEKASI Redaksi.co.id - Bangunan PT Migio Lini Indonesia (MLI) di wilayah RT02/RW04 Kelurahan Padurenan Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi yang mendapat sorotan masyarakat karena diduga tidak mengantongi...

53 0

 

BEKASI Redaksi.co.id – Bangunan PT Migio Lini Indonesia (MLI) di wilayah RT02/RW04 Kelurahan Padurenan Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi yang mendapat sorotan masyarakat karena diduga tidak mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) juga mendapat perhatian dari Camat Mustika Jaya Aty Rostaty.

Saat dikonfirmasi oleh Redaksi.co.id mengenai bangunan yang sedang jadi sorotan masyarakat itu, Aty Rostaty mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan.

Yang pasti, katanya, bila ada bangunan liar di wilayah yang dia pimpin, maka pihaknya akan memberikan teguran secara tertulis kepada yang bersangkutan agar dia mengurus ijin nya terlebih dahulu.

Namun, berkaitan dengan adanya oknum Dinas Tata Kota Bekasi yang diduga membekingi bangunan tanpa ijin itu pihaknya mempersilakan agar ditanyakan kepada kepala dinas terkait, karena itu bukan kewenangan saya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Mustika Jaya menuding oknum pegawai Dinas Tata Kota yang berinisial AF telah membekingi bangunan PT MLI yang sampai saat ini tidak mengantongi IMB.

Sejumlah warga setempat mengungkapkan, bangunan yang luasnya sekitar 4500 m ini pembangunannya sudah mencapai 70 persen.

Menurut warga, oknum dari Dinas Tata Kota Bekasi yang bernama AF ini bahkan dengan berani memberikan papan plang yang dipasang di bangunan PT dengan tidak dilengkapi nomer IMB-nya. Hanya dipasang papan plang yang berlogokan dari Pemkot Bekasi Badan Pelayanan Perijinan Kota Bekasi dengan nama Pemilik Surono Hartoyo tanpa dilengkapi nomer IMB,” ujar seorang warga.

Seorang warga bernama Imam menyayangkan dengan adanya oknum Dinas Tata Kota Bekasi yang membekingi bangunan tanpa IMB milik di PT MLI ini.

Seharusnya, katanya, sesuai Peraturan Daerah Kota Bekasi No 15 tahun 2012 terhadap bangunan yang dibangun oleh perorangan atau badan hukum tanpa dilengkapi surat pelaksanaan Izin Mendirikan Bangunan oleh Pemerintah Daerah dapat dikenakan tindakan : 1. Peringatan tertulis berturut-turut sampai 3 kali; 2. Apa bila peringatan tiga kali tetap belum dia mengindahkan, Walikota dapat memerintahkan Kepala Dinas yang berwenang melakukan penyegelan dan pembongkaran terhadap bangunan tersebut.

Sedangkan anggota Komisi A DPRD Kota Bekasi H.Solihin yang membidangi masalah perijinan menanggapi hal ini mengatakan, jika ada bangunan yang tak berijin tentunya harus disegel.

Kalau ingin membangun itu harus melengkapi perijinannya dulu baru membangun bukan membangun dulu baru ngurus ijinnya,tuturnya.(Pandi)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!