El Clasico, Saatnya Enrique Membalas Cakaran Zidane

redaksi.co.id - El Clasico, Saatnya Enrique Membalas Cakaran Zidane Luis Enrique memegangi wajahnya berkali-kali dengan tangan kanannya. Sambil terus ditenangkan rekan-rekannya, penyerang Barcelona itu memastikan tak...

13 0

redaksi.co.id – El Clasico, Saatnya Enrique Membalas Cakaran Zidane

Luis Enrique memegangi wajahnya berkali-kali dengan tangan kanannya. Sambil terus ditenangkan rekan-rekannya, penyerang Barcelona itu memastikan tak ada darah yang bercucuran.

Wajahnya baru saja dicakar gelandang Real Madrid, Zinedine Zidane, dalam El Clasico pada 19 April 2003. Penyebab cakaran itu adalah Enrique mendamprat Zidane setelah pemain asal Prancis itu melanggar bek Barcelona, Carles Puyol.

Keributan mendadak pecah saat itu. Hampir semua pemain berkerumun di tengah lapangan. Laga itu memang berjalan panas. Dalam setengah jam saja, kedua tim sudah saling menjebol gawang lawan.

Madrid sempat unggul pada menit ke-16 lewat Ronaldo sebelum dibalas Enrique 16 menit berselang. Sayangnya, skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan yang diwarnai sebelas kartu kuning dan satu kartu merah itu.

Enrique dan Zidane akan kembali bertemu pada Ahad, 3 April 2016. Kini kedua pemain menjadi pelatih di tim masing-masing. Enrique yang lebih dulu merintis karier kepelatihannya jauh lebih sukses ketimbang Zidane.

Pria asal Spanyol itu sudah melewati tiga laga El Clasico dalam karier kepelatihannya. Semua berhasil dimenanginya. Dia juga berhasil mencundangi Madrid pada musim lalu dengan menyabet bersih tiga gelar bergengsi: Liga Champions, La Liga Spanyol, dan Copa del Rey.

Sementara itu, bagi Zidane, laga El Clasico pada Ahad nanti merupakan yang pertama. Rekor Enrique tentu saja membuat timnya lebih diunggulkan. Apalagi Barcelona akan bermain di depan publiknya sendiri, Stadion Camp Nou.

Celaka bagi Zidane, karena tiga pelatih Madrid terdahulu tampaknya mendapat kutukan dalam El Clasico perdananya. Pasukan Jose Mourinho kalah 5-0 oleh skuad Pep Guardiola pada November 2010.

Racikan Carlo Ancelotti juga tak mampu mengalahkan ramuan Gerardo Tata Martino dalam laga perdananya Oktober 2013. Real Madrid kalah 2-1 saat itu.

Yang terakhir adalah kekalahan memalukan tim asuhan Rafael Benitez 0-4 di Santiago Bernabeu pada awal musim lalu, satu dari dua kekalahan yang membuat Benitez terdepak dari kursi pelatih Madrid.

Jika kutukan itu terus berlangsung hingga Ahad mendatang, bukan tak mungkin Enrique akan membalas cakaran pada 2003 dengan depakan terhadap Zidane dari kursi pelatih Madrid. Siapkah Enrique membalas dendam? AS | TRANSFERMARKT | FEBRIYAN

(red/andhi/urhartanto/SN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!