Eksklusif, Marshanda Buka-bukaan Masalah Ayah, Anak, dan Bipolar

redaksi.co.id - Eksklusif, Marshanda Buka-bukaan Masalah Ayah, Anak, dan Bipolar Marshandamerupakan salah satu selebriti Indonesia yang kerap menerima komentar miring dari para netizen. Namun saat ayahnya...

38 0

redaksi.co.id – Eksklusif, Marshanda Buka-bukaan Masalah Ayah, Anak, dan Bipolar

Marshandamerupakan salah satu selebriti Indonesia yang kerap menerima komentar miring dari para netizen. Namun saat ayahnya diamankan oleh petugas dinas sosial, semua komentar negatif tiba-tiba berubah menjadi pujian.

***

Mungkin Anda ingat dengan video curahanhati Marshandayang beredar di dunia maya. Pandangan publik terhadap wanita cantik kelahiran 10 Agustus 1989 ini pun tiba-tiba berubah drastis.

Tak lama kemudian, baru terungkap jika Marshandamengalami gangguan yang disebut bipolar. Beberapa psikolog mengungkap jika gangguan tersebut terjadi karena tekanan yang dialaminya sejak kecil. Selain itu, pekerjaan yang megurastenaga, otak, bully, dan pengaruh gaya hidup orang-orang di sekitarnya juga menjadi penyebab.

Kariernya sempat terhambat dan untuk sementara ia menghilang dari dunia hiburan. Tak lama kemudian, ia kembali muncul dengan kondisi yang prima. Selain itu penampilannya juga baru, ia memutuskan untuk berhijbab.

Pandangan publik yang sebelumnya negatif perlahan berubah, terlebih setelah ia menikah dengan Ben Kasyafani. Sayangnya, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Setelah tiga menikah dan dikaruniai seorang putri cantik yang diberi nama Sienna. Marshanda memutuskan mengajukan gugatan cerai.

Drama pun kembali berlangsung. Marshandadikabarkan tidak lagi bisa dikendalikan dan berbuat sesuka hatinya. Alhasil, menginggatkondisinya yang dianggap tak memungkinkan, hak asuh atas Siennajatuh ke tangan BenKasyafani.

Pandangan publik ke Marshandasemakin parah ketika ia memutuskan melepas jilbab yang selama ini menutup auratnya. Akibatnya ia menuai hujatan dan tudingan miring. Haterspun tumbuh subur dan selalu menghujat setiap perilakunya.

Akan tetapi hidup Marshandatidak berisikan sisi gelap saja. Setelah bertahun-tahun tidak bertemu dengan sang ayah, akhirnya ia bertemu juga. Meskipun ada cerita miris yang terkuat, terkait kondisi sayang ayah yang cukup menyedihkan. Ayahnya mencari uang dengan cara mengemis, dan saat ditemukan kondisi kesehatannya sangat buruk.

Sikap Marshandayang menerima sang ayah apa adanya telah mengembalikan simpati publik kepadanya. Lantas, seperti apa cara Marshandamemanfaatkan ‘kelebihan’ yang ia punya? Rencana apa saja yang akan ia lakukan setelah bertemu dengan sang ayah? Dan seperti apa hubungan ia dengan BenKasyafanidan Sienna? Berikut wawancara eksklusif Bintang.com dengan Marshanda.

Bisa dibilang Marshandasudah kenyang dengan komentar-komentar negatif tentang dirinya di sosial media. Namun sikap Marshandayang menerima ayahnya apa adanya menjadi ispirasi bagi sebagian orang.

Sekarang sedang sibuk apa?

Saat ini aku sedang fokus pada sebuah film baru yang judulnya Tiga Pilihan Hidup yang dibuat oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Banyak sekali nama-nama pemain hebat di film ini, dan aku sangat senang sekali terlibat dalam film ini. Karena sekarang aku banyak waktu kosong dibanding waktu dulu jaman stripping sinetron. Sekarang waktuku lebih seimbang, aku bisa bertemu sosialisasi, keluarga, anak, jalan-jalan, dan bekerja dengan jaman yang lebih reasonable.

Bagaimana kabarSienna, sudah bisa apa saja sekarang?

Sienna sekarang sudah berumur tiga tahun. Dia sudah bisa menyanyi dan menari pakai koreografi sendiri, dan sudah preschool.

Seperti apa komunikasi dengan Sienna?

Kapanpun aku bisa bertemu dengan Sienna.

Bagaimana komunikasi denganBen Kasyafani?

Dia sering main ke apartemen. Jadi kalau datang ke apartemen, seharian gitu ama Sienna. Kita juga sering jalan-jalan ke mall bertiga. Hubunganku dengan Ben sangat baik. Aku sangat bersyukur sekali. Aku senang jika Ben senang, dia juga sering cerita tentang kerjaan. Kita juga saling mendukung dan aku sangat bersyukur sekali untuk itu.

Kapan pertama kali tahu ayah diselamatkan oleh petugas dinas sosial?

Malam sebelum hari aku jengguk ayah, itu aku dapat kabar dari temenku. Aku juga tahu dari berita. Dan malam itu juga aku datang ke dinas sosial di Cipayungnamun aku tidak boleh masuk karena harus menunggu jam berkunjung.

Soal ayah, apa lagi yang akan Anda lakukan untuk ayah?

Kita sudah ada tempat tinggal untuk papa. Kalau tempat tinggal, keluarga dari papa yang nentuintapi aku bisa main ke sana kapan saja. Soal kesehatan papa, kemarin matanya infeksi dan deman-deman itu sudah kita bawa ke dokter. Dan aku senang sekali bertemu dengan papa karena sempat hilang kontak.

Terkejut tidak, mengetahui ayah diselamatkan oleh petugas dinas sosial?

Prioritas apa yang akan dilakukan untuk ayah?

Yang pasti tempat tinggal, kesehatan, dan pekerjaan itu akan semua kita support. Aku senang dan berterima kasih sekali karena setelah kejadian kemarin, aku mendapatkan supportyang luar biasa dari teman-teman media, penggemar, followers di sosial media, sahabat-sahabatku. Aku benar-benar menghargai supportdan kasih sayang kalian semua. Karena aku tahu memang banyak sekali orang-orang yang peduli terhadap kebaikankudan keluargaku, jadi aku berterima kasih.

Sebagai penyandang bipolar, Marshandabisa dibilang kerap menjadi pembicara pada seminar-seminartentang bipolar. Ia melakukan hal tersebut bukan tanpa alasan.

Anda getol sekali mensosialisasikan soal bipolar, apa motivasi yang paling utama?

Karena banyak orang di Indonesia yang mengalami tantangan mental seperti stres, depresi, bipolar disorder, dan banyak lainnya. Tapi sangat disayangkan di Indonesia, penyuluhan tentang mental illness, cara mengatasi stres, dan segala hal yang berhubungan dengan tekanan itu sangat minim sekali. Akhirnya di Indonesia timbul banyak stigma, oleh karena itu orang yang mengalami stres akhirnya memutuskan untuk menutup diri tanpa tahu cara mengatasinya.

Sebagai pengidap bipolar Anda percaya diri sekali, bagaimana menularkan rasa percaya diri ini pada orang lain?

Dengan berbagai tentang pengalamanku sendiri. Aku sudah merasakan nikmat yang luar biasa dari belajar tentang semua ilmu psikologi. Pada setiap agenda bipolar, aku selalu berbagi pengalaman dan pengertian tentang bahayanya tantangan mental jika tidak diatasi secara tepat.

Seperti apa Anda menyikapi masyarakat yang masih memandang sebelah mata terhadap pengidap bipolar?

Sebagai seseorang yang mengalami bipolar, aku memandang hal tersebut sebagai sesuatu yang memprihatinkan. Karena masyarakat yang memberikan stigma kepada pengidap bipolar, mereka tidak akan bisa menerima kekurangan tersebut jika ada orang terdekatnya yang mengalami kekurangan.

Bagaimana perhatian pemerintah pada kaum pengidap bipolar?

Pemeritah harus lebih banyak belajar juga tentang fungsi dari mempelajari hal-hal tersebut. Supaya pemerintah tahu apa efek tantangan mental terhadap kesehatan. Menurut penelitian, 80% penyakit timbul karena pikiran dan 20% lagi karena faktor biologis. Jika pemerintah sendiri terjun ke dalam seminar-semintar tentang tantangan mental, mereka akan mengerti pentingnya hal ini untuk dibagi ke masyarakat. Karena hal ini dapat menurunkan jumlah orang yang bunuh diri dan tindakan kriminal.

Apakah kaum pengidap bipolar juga bisa berprestasi dan sukses?

Sebenarnya pengidap bioplar itu mempunyai IQ yang sangat tinggi, asal mereka bisa menjaga diri. Oleh karena itu para pengidap bioplar harus belajar tentang bipolar itu sendiri. Sehingga tahu bagaimana cara mengatasinya, jika sudah tahu cara mengatasinya maka kita dengan sangat mudah akan memanfaatkan aspek-aspek luar biasa dan menetralkan efek-efek buruk. Contoh-contoh pengidap bipolar yang mempunyai prestasi yaitu Albert Einstein, Nikola Tesla, Van Gogh, Mel Gibson, Jim Carrey, dan Demi Lovato.

Seberapa besar pesan dan dukungan keluarga untuk upaya penyembuhan bipolar?

Sangat luar biasa dukungan dari keluarga. Kalau mama banyak sekali belajar tentang bipolar dengan subscribe ke website-website yang mengajarkan tentang bipolar. Aku juga punya sahabat-sahabat yang mendukung.

Apa pengalaman Anda yang paling mengharukan soal bipolar?

Berita menarik lainnya:

Pelanggaran Fahri Hamzah

Rio Haryanto Bahagia

Jorge Lorenzo Meradang

Tips Hadapi Ujian Nasional Ala Ahok

(red/hmad/yaiku/AS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!