Pemerintah Klaim UN Tahun Ini Lebih Baik dari Tahun lalu

redaksi.co.id - Pemerintah Klaim UN Tahun Ini Lebih Baik dari Tahun lalu Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Kementerian Pendidikan Nizam menilai pelaksanaan ujian nasional tahun 2016 jauh...

18 0

redaksi.co.id – Pemerintah Klaim UN Tahun Ini Lebih Baik dari Tahun lalu

Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Kementerian Pendidikan Nizam menilai pelaksanaan ujian nasional tahun 2016 jauh lebih lancar dibandingkan ujian nasional tahun 2015.

Itu dilihat dari jumlah keluhan dan laporan buruk yang diterimanya selama dua hari pelaksanaan ujian nasional yang berlangsung.

“Tahun lalu, telepon tidak berhenti berdering dari daerah tentang berbagai masalah. Tapi tahun ini hanya sedikit,” katanya di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Selasa 5 April 2016.

Nizam mengatakan hari ini saja, ia hanya mendapatkan laporan keluhan sebanyak 3 saja dari daerah. Keluhan itu berupa kekurangan soal dan atau naskah yang nyasar.

“Tapi masalah itu bisa diselesaikan dengan baik,” katanya.

Nizam menambahkan, ada pula keluhan dari salah satu sekolah di Jakarta yang menyatakan para siswa, tiba-tiba keluar sistem sendiri. Hal itu diduga lantaran saat peserta ujian nasional berbasis komputer itu sudah masuk sistem, siswa tidak langsung mengerjalan soal.

“Mungkin para siswa diberikan pengumuman dulu, atau berdoa dulu. Karena terlalu lama didiamkan, jadi komputer berpikir peserta sudah selesai,” kata Nizam.

Namun masalah itu sudah tertangani dengan baik, para peserta bisa melanjutkan ujian berbasis komputernya hingga selesai hari ini. Server pun sempat menjadi kendala di beberapa wilayah.

Menurut Nizam, pada hari pertama ujian kemarin terdapat 90 dari 13 ribu server yang bermasalah di seluruh Indonesia. Namun, pada ujian hari kedua, hanya kurang 45 server yang bermasalah sehingga menyulitkan siswa.

Nizam menduga, masalah di server terjadi lantaran para teknisi terlalu kreatif dalam mengurus server di sekolahnya masing masing. “Teknisi itu gagal paham. Ketika servernya sudah bagus, justru diulik ulik lagi,” katanya.

Dari segi listrik, Nizam pun menilai tidak terlalu banyak masalah. Menurut Nizam, para petugas PLN, sengaja memantau 24 jam kondisi listrik di sekolah-sekolah yang berbasis komputer tidak mengalami hambatan.

“Provider telekomunikasi juga sudah bekerja dengan baik pada UN tahun ini,” katanya. Kepala Badan Penelitian dan Pembangunan Totok Suprayitno pun menilai pelaksanaan Ujian nasional kali ini lancar.

Menurutnya, beberapa hambatan di sejumlah wilayah bukan menjadi masalah yang besar. Selain karena bisa ditangani di tingkat bawah, UN kali ini pun tidak membuat panik atau takut para siswa.

“Siswa jadi lebih rileks, dan psikologi siswa terjaga karena UN tahun ini bukan lagi satu satunya syarat kelulusan,” kata Totok.

Sebelumnya Ujian Nasional untuk jenjang SMA memasuki hari kedua pada 5 April ini. Sama seperti tahun lalu, ujian ini tidak lagi menjadi satu satunya syarat kelulusan siswa.

Siswa pun boleh menjalankan Ujian Nasiona perbaikan bila tidak puas dengan hasilnya nanti. Walau para siswa kelas XII ini menggunakan dua kurikulum yaitu KTSP dan Kurikulum 13, soal yang mereka kerjakan sama.

Ujian Nasional tingkat SMA yang berbasis kerta pensil serta berbasis komputer ini akan berlangsung hingga 7 April 2016.

(red/urista/urnamasari/NP)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!