Mahasiswa Unibraw Ciptakan Aplikasi Monitoring Kecelakaan

redaksi.co.id - Mahasiswa Unibraw Ciptakan Aplikasi Monitoring Kecelakaan Mahasiswa Universitas Brawijaya, Malang, membuat aplikasi sistem monitoring kecelakaan pada kendaraan bermotor. Aplikasi itu diberi nama SimMonik. Berkat...

18 0

redaksi.co.id – Mahasiswa Unibraw Ciptakan Aplikasi Monitoring Kecelakaan

Mahasiswa Universitas Brawijaya, Malang, membuat aplikasi sistem monitoring kecelakaan pada kendaraan bermotor. Aplikasi itu diberi nama SimMonik. Berkat karyanya tersebut, tiga mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer, yakni Dienastya Galih, Tezza Rangga, dan Imam Ghozali, menjuarai kompetisi E-TIME 2016 di Politeknik Negeri Jakarta.

“SimMonik kami buat karena tingginya angka kecelakaan lalu lintas,” kata Galih, Rabu, 6 April 2016.

Saat kecelakaan terjadi, kata dia, sering kali korban yang mengalami cedera tidak bisa memberi kabar kepada keluarga. SimMonik, menurut dia, menjadi solusi untuk memberikan informasi melalui sistem aplikasi berbasis Internet itu.

Perangkat SimMonik berukuran sebesar telepon seluler. Alat ini dapat memberikan informasi lokasi, mendeteksi jika terjadi kecelakaan, menyimpan rekaman gerak kendaraan, dan mengirimkan pesan kepada keluarga secara otomatis jika terjadi kecelakaan.

Perangkat keras tersebut terdiri atas global positioning system (GPS) yang menunjukkan posisi kendaraan, ITG MPU untuk mengetahui kemiringan kendaraan, dan Raspberry PI 2 sebagai alat komputasi.

Data pergerakan kendaraan terkirim ke server secara real time memanfaatkan jaringan Internet yang terpasang di telepon seluler. “Meski piranti keras rusak, data yang terekam tak hilang,” katanya. Data tersebut bisa diakses melalui jaringan Internet.

Bahkan, data tersebut terekam dan bisa ditayangkan dalam bentuk animasi atau simulasi tiga dimensi sehingga kronologi kecelakaan terekam secara detail. Adapun penerima pesan harus memasang aplikasi SimMonik di telepon pintar yang bersangkutan.

Sistem aplikasi tersebut masih dalam tahap pengembangan dan akan diunggah di sistem aplikasi Android. Mereka juga akan mengembangkan piranti keras agar kemasan lebih kuat dan tahan saat terjadi kecelakaan. EKO WIDIANTO

(red/hmad/yaiku/AS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!