Trio RAM Dortmund Kian Bersinar Setelah Klopp Pergi

redaksi.co.id - Trio RAM Dortmund Kian Bersinar Setelah Klopp Pergi Anggapan bahwa Juergen Klopp adalah dewa penyelamat bagi Borussia Dortmund mungkin melekat di benak sebagian besar...

21 0

redaksi.co.id – Trio RAM Dortmund Kian Bersinar Setelah Klopp Pergi

Anggapan bahwa Juergen Klopp adalah dewa penyelamat bagi Borussia Dortmund mungkin melekat di benak sebagian besar anggota pasukan dan suporter klub yang identik dengan warna kuning tersebut saat ini.

Tapi anggapan itu tidak berlaku di mata dua bintang Dortmund sekarang: Henrikh Mkhitaryan dan Pierre-Emerick Aubameyang. Di bawah asuhan Klopp, Mkhitaryan justru mengalami masa paling buruk dalam kariernya.

Gelandang serang asal Armenia itu bahkan menyebut Klopp sebagai pelatih gila yang temperamental. Dia pun bersyukur Klopp memutuskan mundur dari Dortmund pada Oktober tahun lalu dan dia bisa memulai hidup baru di bawah asuhan pelatih Thomas Tuchel.

Klopp adalah orang gila dalam sepak bola yang memainkan sepak bola menekan dan serangan balik, ujarnya menjelang laga pertama Dortmund melawan Liverpool di babak perempat final Liga Europa pada Jumat dinihari mendatang.

Tuchel telah mengubah hidup kami. Kini kami mengendalikan pertandingan, dan saya bisa lebih leluasa menyerang. Miky panggilan Mkhitaryan dibeli Dortmund dari Shakhtar Donetsk pada 2013.

Dua musim di bawah asuhan Klopp, dia tak banyak mendapat kesempatan. Dia hanya bermain 87 kali dalam dua musim. Itu pun kebanyakan sebagai pemain pengganti. Di era Thomas Tuchel, karier pemain 27 tahun itu berputar 180 derajat.

Dia menjadi jantung serangan Dortmund bersama Marco Reus dan Pierre Emerick-Aubameyang. Trio yang kerap disebut RAM singkatan nama Reus, Aubameyang, dan Mkhitaryan itu menjadi salah satu trisula paling maut di Eropa.

Ketiganya tercatat telah memproduksi 75 gol dalam 44 laga untuk Dortmund di semua kompetisi musim ini. Miky membuat 20 di antaranya dan mencetak 26 assist. Adapun di bawah asuhan Klopp, dia hanya mencetak 17 gol dan 17 assist selama dua tahun.

“Di tangan Tuchel, Mkhitaryan menjadi pemain kelas dunia. Dia mencetak banyak gol dan assist. Dia menjadi lebih percaya diri ketimbang saat masih dilatih Klopp,” ujar Shasa Klaverkamp, kepala editor rubrik olahraga harian Jerman yang berbasis di Dortmund, Ruhr Nachrichten.

Aubameyang juga menjadi pemain Dortmund yang bersinar terang setelah Klopp keluar dari Dortmund. Dua musim bersama Klopp, penyerang yang dibeli dari Saint-Etienne pada 2013 itu hanya mencetak 41 gol.

Di bawah asuhan Tuchel, pada musim ini dia sudah mencetak 36 gol dalam 41 laga. Namun, tak seperti Miky, Aubameyang merasa Klopp memiliki andil besar dalam kariernya.

Dia mengaku telah belajar banyak hal dari sang pelatih. “Bekerja dengan Klopp sangat menyenangkan. Dia mengajari saya banyak hal. Saya bermain seperti saat ini berkat pelajaran yang diberikannya,” ujar penyerang berkebangsaan Gabon itu.

|90MIN | LIVERPOOLECHO | FEBRIYAN

(red/ovi/riawan/NT)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!