Penjualan Anak Burung Julang Sulawesi Digagalkan

redaksi.co.id - Penjualan Anak Burung Julang Sulawesi Digagalkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam wilayah Gorontalo menggagalkan penjualan anak burung Julang Sulawesi di situs dalam jaringan atau...

40 0

redaksi.co.id – Penjualan Anak Burung Julang Sulawesi Digagalkan

Balai Konservasi Sumber Daya Alam wilayah Gorontalo menggagalkan penjualan anak burung Julang Sulawesi di situs dalam jaringan atau “online”.

Kepala BKSDA Wilayah Gorontalo, Sjamsudin Hadju, Kamis, mengatakan saat memperoleh informasi mengenai penjualan burung itu, pihaknya langsung menghubungi penjual bernama “Upick”.

“Upick itu bukan nama sebenarnya. Namanya Ardy Ardiansyah, siswa SMA di Pohuwato. Dia sudah minta maaf dan tidak akan menjual burung yang masih bayi itu,” katanya.

Ia menjelaskan si pengunggah tersebut menyatakan menyesali perbuatannya dan mengaku tidak tahu bahwa burung tersebut dilindungi.

“Dia ingin menghapus unggahan di grup jual beli yang ada Facebook tapi tidak tahu caranya sehingga kami membantunya,” lanjutnya. Sebelumnya bayi burung tersebut diunggah ke Forum Jual Beli Gorontalo dengan penawaran harga Rp 12 juta.

Dalam buku “Burung-burung di Kawasan Wallacea”, Julang Sulawesi (Rhyticeros cassidix) memiliki ciri khas paruh berbentuk seperti tanduk dan berwarna kuning. Burung tersebut endemik Sulawesi, menghuni tepian hutan rawa, hutan terbuka, hutan sekunder, savana hingga lahan budi daya.

Menurut kutilang.or.id, musim berbiak pada Juni-September. Bersarang pada lubang/ceruk pohon yang besar. Selama mengerami telur, betina tidak keluar dari sarang, makanan disediakan oleh jantan.

Biasanya hanya membesarkan satu ekor anakan. Status Julang Sulawesi oleh IUCN digolongkan dalam daftar rentan.

(red/andhi/urhartanto/SN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!