Hadapi Liverpool, Dortmund Waspadai Jebakan Klopp

redaksi.co.id - Hadapi Liverpool, Dortmund Waspadai Jebakan Klopp Warna kuning dan merah memenuhi ruang pajang toko di depan Stadion Signal Iduna Park, Dortmund, Jerman. Kostum tim,...

11 0

redaksi.co.id – Hadapi Liverpool, Dortmund Waspadai Jebakan Klopp

Warna kuning dan merah memenuhi ruang pajang toko di depan Stadion Signal Iduna Park, Dortmund, Jerman. Kostum tim, syal, topi, juga gantungan kunci berlogo Liverpool dijual di toko resmi klub Borussia Dortmund itu.

Berbagai barang niaga itu dijual khusus untuk menyambut kedatangan Juergen Klopp dan pasukannya pada Jumat dinihari mendatang. Liverpool akan menantang Dortmund pada laga pertama babak perempat final Liga Europa.

Penjualan produk lawan yang akan dihadapi suatu klub oleh toko resmi klub tersebut seperti ini sangat jarang terjadi. Hanya karena Klopp pernah sukses bersama Dortmund, kejadian ini bisa disaksikan.

Stasiun televisi lokal yang akan menyiarkan pertandingan itu bahkan menyiapkan satu kamera khusus yang akan menyorot setiap polah Klopp di pinggir lapangan. Mereka menyebut kamera itu Klopp Cam.

Klopp menangani Dortmund mulai 2008 hingga 2015. Selama periode itu, sang manajer sukses menelurkan pemain hebat seperti Mario Goetze, Robert Lewandowski, Marco Reus, dan Matt Hummell dari akademi Dortmund.

Dia pun mempersembahkan dua gelar juara Bundesliga dan satu Piala Jerman serta membawa Dortmund ke babak final Liga Champions pada 2013. Itu adalah salah satu periode emas Die Borussen julukan Dortmund di kancah sepak bola Jerman dan Eropa.

Klopp mengakui pertandingan itu akan menjadi sangat emosional baginya. Dortmund, menurut dia, lebih dari sekadar klub yang pernah ia tangani. Dia merasa klub penghuni peringkat kedua di Bundesliga itu seperti keluarga.

“Biasanya, saya mudah mengabaikan suara suporter di mana pun tim saya bertanding. Tapi kali ini akan sulit karena saya memiliki hubungan dekat dengan banyak orang di sana,” ujar Klopp.

“Jujur, bahkan saya biasa mengobrol dengan tukang parkir di stadion.”

Tapi ucapan Klopp itu ditanggapi miring oleh Kepala Eksekutif Dortmund, Hans-Joachim Watzke. Klopp dianggap ingin melunakkan hati suporter Dortmund, yang terkenal ganas saat menyambut tim lawan.

“Saya khawatir Klopp ingin membuat kami kurang waspada dan mencoba mengambil hati para suporter kami untuk membuat pertandingan ini seperti laga persahabatan. Kami harus bersatu untuk mengalahkan Liverpool,” kata Watzke.

Penyerang Dortmund, Pierre-Emerick Aubameyang, sepakat dengan Watzke. Menurut dia, tak ada sambutan yang lebih baik bagi Klopp dari skuad asuhan Thomas Tuchel itu selain memperlihatkan permainan terbaik.

Dia ingin menunjukkan bahwa fondasi yang ditinggalkan Klopp di Dortmund kokoh dan kini mampu menopang klub tersebut untuk kembali menuju masa kejayaan.

“Kami harus menunjukkan kepada dia bahwa kami telah bekerja keras untuk kembali ke tempat di mana seharusnya kami berada dan kami telah berkembang pesat,” ujar rekrutan terakhir Klopp di Dortmund itu.

Kapten Liverpool, Jordan Henderson, mewaspadai atmosfer emosional dalam laga itu. Dia meminta rekan-rekannya tak terpengaruh oleh sambutan yang mungkin diberikan suporter Dortmund kepada sang manajer.

“Mungkin ada perasaan berbeda bagi bos saat kembali ke klubnya yang dulu. Tapi, kami, para pemain, hanya akan berkonsentrasi dan melakukan yang seharusnya kami lakukan, ujarnya.

Ini akan menjadi pertandingan yang menarik, dan akan lebih baik jika kami bisa mendapat hasil bagus. Suporter fanatik Dortmund, Alex Schaal, memastikan tak akan ada sambutan yang terlalu spesial bagi Klopp.

Meskipun menganggap Klopp sebagai pelatih yang sudah memberikan banyak hal, para suporter paham bahwa laga itu sangat penting bagi kedua klub.

“Kami akan senang melihat dia kembali,” ujar Schaal.

“Tapi saya rasa tak akan ada yang spesial kecuali pertandingan di lapangan. Ini adalah laga yang sangat penting bagi kedua klub. Pertandingan ini akan lebih spesial jika kami bertemu di final.”

DAILYMAIL|GUARDIAN|LIVERPOOLECHO | FEBRIYAN

(red/udhi/wi/nggoro/YDA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!